Berburu Sunset dan Sunrise di Gunung Bongak


BONGAK, Mendongkarak pengembangan wisata alam, sejumlah pemuda dusun Bongak, Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah menginisiasikan membuka wisata alam. Sekelompok pemuda sejak lama melihat potensi wisata alam di Gunung Bongak, sangat tepat untuk dijadikan wisata bagi pengujung domistik maupun manca-negara. Wisata ini terbilang baru muncul setelah sekelompok pemuda dusun bongak memperkenalkan kepada media serta menjalin kerjasama dengan Backpacker Lombok dalam event camping ceria serta sebagai ajang mensosialisasikan kepada masyarakat sadar wisata serta pentingnya menjaga kelestarian alam.

“Gunung Bongak tempat yang paling tepat untuk berburu sunset dan sunrise, tapi juga bisa dijadikan lokasi camping bagi teman – teman pencinta alam, karena gunung Bongak juga menampilkan hutan yang terbentang luas dan hijau” cerita Mawardi salah satu anggota pemuda penggiat wisata alam gunung bongak.


Mawardi juga menyampaikan bahwa tidak hanya keindahan alam, gunung Bongak pun juga terdapat situs sejarah di masa penjajahan, serta hutan yang terbentang luas di gunung bongak merupakan hutan lingdung yang selama ini menambah keasrian dusun kami. Dari atas gunung bongak kita bisa melihat keindahan gunung rinjani dan keindahan pantai selatan. Selain itu, dusun Bongak masih terlihat alami dan masyarakat yang sangat ramah dan masih memegang teguh budaya dan adat istiadat sasak.

Melihat potensi tersebut para pemuda penggiat wisata alam gunung bongak mengajak segenap lapisan social masyarakat baik itu pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, pemuda dan lainya, ikut berkontribusi dalam mengembangkan wisata alam gunung bongak.

Tanggapan hangat juga datang dari Kepala Desa Tumpak, yang sampai saat ini selalu memberikan supporting terhadap pemuda – pemuda desa bongak.

“Saat ini kami tengah melakukan koordinasi dengan rekan – rekan pemuda untuk meningkatkan kualitas desa melaluin potensi yang kita miliki, kami juga mengajak rekan – rekan pemuda aktif melakukan promosi di media social, pasalnya beberapa icon wisata desa tumpak sudah dikenal banyak oleh masyarakat luar. Terangnya. []

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru