Eksotika Alam Sesaot

Dari Mataram, perjalanan bermula. Pagi itu, udara di sekitar masih terasa dingin, untung saja jaket kulit yang membalut pada tubuh ini sanggup memberi kehangatan sepanjang jalan menuju kawasan wisata alam yang terletak di Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Sebuah kawasan hutan lindung yang merupakan salah satu destinasi wisata Lombok yang cukup ramai oleh pengunjung di saat satu hari sebelum memasuki bulan suci ramadhan.


Hutan lindung yang kini menjadi salah satu andalan popular dari kawula muda di hari libur adalah Hutan Lindung Sesaot. Kawasan hutan lindung tersebut terletak sekitar 5 kilo meter arah utara dari Taman Suranadi Narmada, Lombok Barat. Eksotika wisata alam di Sesaot semakin berpendar ketika pemerintah setempat mengekalkan kawasan hutan lindung ini sebagai daerah tujuan wisata.

Mengeksplorasi Sesaot dan menjejakkan kaki di kawasan hutan lindung yang seluas sekitar 5.999,2 hektar adalah sesuatu yang menyeruakkan kebahagiaan tersendiri. Hutan Lindung Sesaot menawarkan nuansa alam yang hijau dan menyejukkan. Deretan pohon-pohon hijau tampil mempesona dan seolah-olah diatur oleh alam. Kelebatan daun-daun pada rimbunan pepohonan itu membuat udara di sekitarnya terasa sejuk.Inilah kelebihan Hutan Lindung Sesaot bila kita menjelajah di dalamnya.  


Menjelajah di tengah Hutan Lindung Sesaot, terdapat segaris aliran air sungai yang kelihatannya indah dan bersih. Konon, air jernih yang mengalir di sungai ini berasal dari Gunung Rinjani. Terasa dingin bila kita menyentuh air sungai ini, sehingga sungai ini bernama Sungai “Aiq Nyet”, yang dalam bahasa sasak adalah “air dingin”. Batu-batu besar menghias di sudut-sudut sungai ini. Tak jarang pengunjung berkesempatan untuk menjelajah di selahnya sembari memercikkan air, dan atau bertengger di atasnya sambil mengabadikan diri di depan kamera.


Berdasar mitosisasi, sungai yang mengalir di belahan Hutan Lindung Sesaot dianggap keramat oleh penduduk sekitar. Bahkan, sungai ini dianggap sebagai salah satu sungai suci di Lombok karena airnya yang mengalir  berasal dari gunung yang suci, gunung yang tempatnya para dewa berkumpul.Gunung yang dimaksud adalah Gunung Rinjani. Namun suatu kelebihan dari sungai ini, tidak pernah mengalami kekeringan air walaupun musim kemarau datang berkepanjangan.

Kawasan Hutan Lindung Sesaot sangat cocok bagi kawula muda yang ingin memasang tenda di sela-sela pepohonan. Kontur tanah, air yang jernih dan berbagai pohon sangat mendukung untuk menikmati keheningan malam di tempat ini, ataupun belajar untuk menyatukan diri dengan alam. Tak heran jika berkunjung di tempat ini, kita selalu bertemu dengan deretan tenda muda-mudi yang terpasang.


Agar kawasan wisata alam Sesaot akan bertahan dengan baik, warga sekitar atau Kelompok Pemuda Sadar Wisata melakukan berbagai macam pengembangan, diantaranya lahan parkir yang terdapat pada bagian pintu masuk kawasan hutan lindung ini. Selain itu, untuk meningkatkan ketertiban dan keamanan, anggota Kelompok Pemuda Sadar Wisata (POPDARWIS) melakukan penjagaan selama aktifitas wisata di kawasan ini berlangsung. Untuk mencegah kemunkinan dari hal-hal yang negatif, kawasan wisata ini dibuka dari jam tujuh pagi hingga jam lima sore.

Sarana dan prasaran juga adalah bagian dari pengembangan Wisata Alam Sesaot. Sejumlah titian papan yang terhubung dengan jalan trotoar mini yang melingkar di belantara hutan ini. Terlepas dari rute mini yang berfungsi untuk menuntun para pengunjung di dalam kawasan hutan indah ini, penataan aliran Sungai Aik Nyet tampil memukau dan bersinergis dengan kolam pemandian yang bergaya arsitektur klasik. Selain itu, sebuah lokasi khusus untuk bermain ayung dapat dinikmati di tempat ini. Uniknya, tali ayunang yang ada di sini terbuat dari akar pohon. 


Jangan kuatir dengan makanan, sembari anda menjelajah di kawasan hutan ini, anda pun selalu akan dipertemukan oleh pedagang lapak-minum. Aneka rupa makanan dapat di temui di tengah hutan ini, seperti sate bulayak, pelecing, ayam taliwang, berbagai jenis makanan ringan yang bermerek dan makanan khas Lombok lainnya. Demikian juga dengan minuman, baik yang hangat maupun yang dingin. Artinya, anda cukup membawa uang bila ingin berkunjung di kawasan hutan lindung ini.

Untuk menjelajah di Kawasan Hutan Lindung Sesaot, anda bisa menggunakan transportasi umum dari Narmada, namun menggunakan kendaraan pribadi adalah lebih baik. Dengan transportasi pribadi, anda lebih cepat sampai. []

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru