Sunset di Batu Bolong, Diburu Wisatawan Lokal Maupun Mancanegara

Salah satu keindahan alam yang banyak diburu wisatawan lokal maupun mancanegara yaitu bisa menikmati keindahan sunset di Pura Batu Bolong. Apalagi di hari-hari perayaan penting, tempat yang konon katanya mirip Pura Tanah Lot di Tabanan Bali ini dipastikan ramai pengunjung.

Puluhan muda-mudi tengah asyik bercengkrama dengan sesamanya di pantai Pura Batu Bolong belum lama ini. Ada yang bermain bola dengan gelak tawa di pinggir pantai. Beberapa orang sibuk berselfie ria dengan teman-temannya.

Pura Batu Bolong juga menjadi salah satu keindahan yang terlihat eksotis. Bangunannya menjorok ke arah laut lepas. Disana, terlihat beberapa umat Hindu tengah melaksanakan kewajiban kepada Tuhannya.

Pura yang berdiri diatas karang kokoh ini menghadap tepat ke Gunung Agung Bali di seberang lautan. Disana pula panorama utama tempat pulangnya matahari ke peraduan. Sementara, umat Hindu terlihat jelas aktivitasnya di Pura tersebut.

Semakin sore, jumlah orang yang datang terus bertambah. Tidak hanya muda-mudi dari seputaran kota Mataram dan Lombok Barat, beberapa orang yang datang merupakan pasangan muda dari mancanegara.

Sembari menenteng kamera, para wisatawan mancanegara mendekati bibir pantai. Mereka ingin bisa lebih dekat, sedekat-dekatnya dengan matahari yang sebentar lagi akan tenggelam. Kamera di tangan dengan jelas menunjukkan jika obyek yang ingin diambil adalah Sang Surya.

Anak-anak muda juga terlihat tidak ingin kalah. Bemodalkan hand phone (Hp) android, mereka juga ingin mengabadikan momen keindahan yang disuguhkan di tempat tersebut. “Saya datang kesini pertama kali, diajak teman. Katanya suasananya bagus, apalagi saat matahari tenggelam,” ujar Ziana Irani, pengunjung asal Lombok Timur yang saat ini tinggal di Lembar.

Tidak akan menyesal siapapun yang datang ke tempat tersebut. Pengunjung disuguhkan keindahan pantai yang bersih. Suasananya begitu menenteramkan, meski berada tidak jauh dari jalan raya namun tidak ada suara bising yang membengkakkan telinga.

Menjelang matahari tenggelam, suasana semakin menenangkan. Warna langit sudah mulai berubah secara perlahan-lahan menjadi orange kemerah-merahan. “Indah sekali ya, seharusnya dari dulu saya datang kesini,” kata Ziana Irani.

Bukan hanya warna langit yang nampak berubah. Air laut juga tidak ingin kalah, warnanya terkesan mengikuti pantulan warna matahari yang segera akan menghilang. “Ini menakjubkan, indah sekali sunsetnya,” imbuh wanita itu sembari terus mengabadikannya dengan HP.

Pengunjung lainnya, Lulu Kirei begitu khusuk menghabiskan sore di tempat tersebut. Ia duduk sembari mata terus melotot ke tengah laut, tepat dimana matahari yang cahayanya sudah tidak begitu menyilaukan mata.

Wanita ini datang dari kota Mataram. Ia mengaku kedatangannya saat ini bukanlah yang pertama kali. “Kalau saya suntuk, saya kesini dah sorenya. Saya suka senja, bisa menenangkan pikiran. Apalagi disini suasananya sangat mendamaikan,” katanya.

Baginya, disinilah tempat untuk melihat sunset yang tidak sekedar indah. Namun bisa menjadi tempat melepas penat setelah beraktivitas. “Bagi anak-anak muda yang sering galau, saya sarankan bisa kesini juga. Tapi jangan baper kalau nanti lihat pasangan yang romantis disini,” ujarnya tersenyum.

Lokasi yang mudah dijangkau, menjadi salah satu alasan banyak pengunjung datang. Apabila datang dari kota Mataram, cukup membutuhkan waktu sekitar 17 menit perjalanan. Lokasinya tepat di pinggir jalan Raya Senggigi, wilayah Batu Layar Kabupaten Lombok Barat.

Untuk bisa masuk, tidak perlu merogoh kocek banyak. Cukup dengan uang Rp 5 ribu saja, sudah terhitung uang parkir motor dan bisa menikmati berbagai keindahan di tempat tersebut. Suasananya benar-benar mendamaikan.

Tidak perlu juga khawatir apabila perut keroncongan, ada warung yang siap sedia. Setelah itu, pengunjung bisa memilih dimanapun tempat ingin bersantai. Ada banyak tempat duduk disana yang kondisinya bersih dan rapi. []

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru