Pantai Beburung, Objek Wisata Yang Masih Perawan


KM. Sukamulia – Desa Madayin memiliki potensi wisata yang cukup besar untuk di bangun dan dikembangkan menjadi desa wisata pasalnya, Desa Madayin memiliki destinasi wisata yang komplit, mulai dari wisata pantai, bukit, air terjun, rumah adat, dan situs peninggalan sejarah. Salah satu destinasi wisata Desa Madayin adalah Pantai Beburung yang merupakan objek wisata alam yang masih perawan dan alami. Pantai ini memiliki destinasi tersendiri dengan pasir hitam dan view Gunung Rinjani dan Sangkareang yang berdampingan dengan gugusan Pegunungan Rinjani di sebelah selatannya.

Di sekitaran Desa Madayin setidaknya terdapat delapan (8) titik objek wisata yang tidak kalah menariknya dari pada desa wisata di daerah NTB lainnya. Secara umum objek wisata Desa Madayin dibagi menjadi tiga, yakni Wisata Alam, Wisata Jalan-Jalan dan Wisata Sejarah Budaya. Selanjutnya, delapan titik objek wisata yang ada di Desa Madayin adalah; 1) Pantai Beburung, 2) Bukit Tele Tubis Beburung, 3) Rumah Adat Dusun Beburung, 4) Goa Tibu Langit, 5) Situs Bersejarah Gunung Batua, 6) Tumpasan Adzan, 7) Air Terjun Sigar Penjalin dan 8) Air Terjun Ajal atau Air Terjun Kampung Media.


Pantai Beburung merupakan salah satu kekayaan alam yang di miliki oleh Desa Madayin. Panatai ini cukup luas dan teduh sehingga sejak dulu pantai ini dijadikan sebagai salah satu tempat berwisata oleh masyarakat sekitaran Sembalun, Bayan, Madayin dan Obel-Obel. Pantai ini menawarkan destinasi wisata pasir hitam yang lembut dengan view tebing yang ada di wilayah utara pantai serta view petakan tanah pertanian warga dan gugusan bukit yang berdampingan dengan Gunung Rinjani dan Gunung Sangkareang di bagian selatan-nya.

Ombak di pantai ini cukup tenang dan lautnya dangkal sehingga pengunjung nyaman untuk bermain ombak atau mandi di sekitaran pantai. Di sekitaran Pantai Beburung yang luas dan teduh ini juga terdapat menanga (genangan air) dan muara sungai sehingga pengunjung yang sudah mandi dan bermain dengan ombak langsung bisa membilas badannya di aliran muara sungai atau danau kecil yang ada di tepian pantai.


Di sekitaran tepi pantai terdapat tanah pertanian warga dan pemukiman warga Dusun Beburung. Di tepi pantai juga terdapat banyak sampan nelayan sekitar yang diparkirkan sebab pantai ini merupakan pantai yang lautnya menyimpan kekayaan alam berupa ikan yang cukup banyak sehingga para nelayan dari wilayah Sembalun, Bayan, Madayin dan Obel-Obel tidak pernah sepi di pantai ini.


Karena situasi pantai yang ramai maka pengunjung tidak perlu takut untuk berwisata di pantai ini, bahkan pantai ini cukup indah untuk dijadikan sebagai tempat berkemah. Selain itu, di pada sore hari para pengunjung dapat menikmati indahnya sun set (suasana matahari tenggelam) yang pulang ke sela-sela bebukitan yang tampak disebelah barat. Dari pinggir pantai ini para pengunjung dapat menikmati suasana sore hari yang indah dan menawan.


Pantai ini berlokasi sekitar 500 meter dari badan Jalan Raya Madayin – Sembalun. akses jalan menuju pantai ini cukup lebar namun keadaanya masih dalam kondisi jalan tanah yang penah diberikan pengerasan namun karena proses alam, hasil pengerasan itu sudah rusak sehingga kondisi jalan menuju pantai ini masih berbentuk jalan tanah namun masih cukup nyaman untuk dilalui. Melalui jalan ini, pengunjung bisa langsung membawa kendaraan bermotornya masuk hingga pinggir pantai dan memarkirkannya di sana.

Pantai Beburung Desa Madayin kiranya cukup potensian untuk dikembangkan sebagai salah satu objek wisata alam di Desa Madayin pada khususnya dan di wilayah Lotim pada umumnya. Ke depannya, Pemerintah Desa Madayin bersama Karang Taruna Desa Madayin merencanakan akan mengelola pantai ini sebagai salah satu asset wisata Desa Madayin. Mereka berencana akan membangun beberapa berugak (gazebo) dan spot poto di areal pantai ini sehingga pengunjung akan semakin tertarik dan merasa nyaman berwisata di tempat yang satu ini.

_By. Asri The Gila_

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru