Setetes Surga dari Lombok untuk Indonesia

Pagi hari sang surya tersenyuum memancarkan cahaya membentuk pelangi surga dengan keindahan tiada tara. Ya, itulah salam pertama sang surya dari pantai Pink Lombok untuk Indonesia. Pantai pink Lombok merupakan destinasi wisata yang menyuguhkan keindahan unik dari pasir yang berwarna merah muda (pink) yang sangat menabjubkan.

Menarik memang, jika pantai pasir umumnya berwarna putih dan hitam namun di pantai ini berbeda, anda akan dimanjakan dengan spot selfie dengan pasirnya yang berwarna pink.

Bergeser sedikit, keindahan surga sinaran sang surya di pagi hari akan kita temukan lagi di desa Sembalun Lombok Timur. Desa yang terletak di atas pegunungan bawah kaki gunung Renjani ini akan membuat anda tidak mau pulang ke daerah asal. Sembalun memang merupakan pilihan utama para wisatawan. Keindahan alam dan pemandangannya akan membuat anda mengerti betapa indahnya ciptaan Tuhan.

Selain pemandangannya, Sembalun merupakan kunci sektor perkebunan sayur yang ada di Pulau Lombok. Bisa dikatakan, sayur mayur makanan penduduk Lombok ya, disini semua tempat tanamnya. Bagi yang suka traveler, mendaki dan berkemah dapat dipilih sebagai paket wisata di sini, ada bukit pegasingan, bukit nanggi dan yang lebih ekstrim lagi muncak mendaki gunung tertinggi kedua di Indonesia yakni Rinjani. Tapi kalau yang pertama kali, cukup coba bukit nanggi deh, karna kalau sudah sampai puncak kita bisa lihat samudra di atas awan yang pemandangannya, aduh gila dech pokoknya.

Setelah puas memanjakkan diri di sembalun, setelah itu, kita bisa mampir di air terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu. Air terjun ini terletak di desa Aik berik Lombok Tengah. Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 30 meter ini memiliki legenda yang berkembang di masyarakat. Katanya, dulu air terjun inilah tempat Dewi Anjani yang cantik jelita penunggu gunung Renjani membersihkan diri.

Puas berselfie di air terjun, kita bergeser ke Lombok Barat tepatnya desa Lembuak. Di desa ini terdapat sebuah taman raja zaman dahulu yang dinamakan dengan Taman Narmada. Taman yang luasnya kurang lebih  3 hektar ini, merupakan replika dari guung renjani yang dibuat oleh Anak Agung Ngurah Karangasem, yang menurut legenda rakyat  yang berkembang, pada zaman dahulu anak Agung selalu mendaki gunung Renjani untuk berdo’a, karena tidak kuat maka di bangunlah replika taman ini.

Setelah melihat terbitnya sang surya dari timur Lombok dengan keindahannya yang luar biasa, perjalan akan di tutup dengan terbenamnya matahari (sunset) yang indah mengagungkan sang pencita di pantai senggigi. Pancaran sinar merah dengan ditemani keluarga membuat kita bangga Lombok, bangga NTB dan bangga untuk Indonesia. 

Inilah cerita kami setetes surga dari Lombok untuk Indonesia. Ingat jangan pernah ke Lombok nanti gak mau pulang “...kah juk Lombok, laun dekm mele Ulek...” ()

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Advertisement

Artikel Terbaru