Anjangsana Pokdarwis Loteng ke Kerujuk

Sebaagai salah satu upaya untuk terus memajukan dunia pariwisata di lombok tengah, khususnya destinasi-destinasi yang dikelola oleh warga melalui pokdarwis, maka dinas pariwisata lombok tengah dalam hal ini adalah bidang pengembangan sumber daya manusia, yang dikepalai oleh Sadaruddin yang di Fbnya dikenal dengan nama Safar, mengajak beberapa ketua pokdarwis untuk melakukan anjang sana ke salah satu pokdarwis yang ada di dusun kerujuk pemenang barat lombok utara yang diketua oleh Lukmanul Hakim.

Tujuan dari pada kunjungan ini adalah disamping silaturrahmi juga untuk sharing antara pelaku-pelaku wisata di desa untuk saling melengkapi. Hadir selaku peserta dalam kegiatan tersebut adalah ketua pokdarwis Setiling dengan destinasi wisatanya berupa air terjun, ketua pokdarwis Aik Bone yang diketuai oleh Sahyan dengan tonjolan programnya berupa geopark Aik Bone, Ketua Pokdarwis MasDeWis yang diketua oleh H. Habiburrahman, dan Ketua Pokdarwis Aik Bukak Misbah.

Setelah menempuh perjalanan lebih kurang satu jam setengah, rombongan sampai ditujuan yang langsung disambut oleh ketua pokdarwis Kerujuk lukmanul hakim bersama kawan-kawannya. Rombongan langsung dipersilahkan duduk di sekenam yang berada dilokasi lalu kegiatanpun dibuka lalu dilanjutkan dengan diskusi. Selama peroses diskusi, para peserta berkali-kali dituangkan minuman khas berupa Air Nira atau yang lebih kenal dengan istilah Tuak manis.

Setelah selesai diskusi, para peserta diajak keliling melihat dan mencoba beberapa paket wisata yang disedikan oleh pengelola. Salah satu diantara sekian paket yang ada, pengelola juga menyediakan paket out bond dan salah satu dari outbond yang dipraktikan dan ternyata cukup menarik adalah permaianan saving Bom. Alat yang dipergunakan dalam permainan ini adalah sebilah bambu yang panjangnya lebih kurang 60 cm lalu disamping kiri kanan dipasangkan tali masing-masing lima utas dengan panjang lebih kurang 1.5 m. Para pemain masing-masing diberikan satu utas tali, sementara di belahan bambu tersebut ditaruhkan bola. Tugas para pemain adalah menjaga bola tersebut jangan sampai jatuh dan terus dibawa untuk ditaruh pada sebuah wadah bambu yang sudah disediakan atau mungki lebih tepat adalah gelas bambu. Permainan ini dimainkan oleh sepuluh orang kiri kanan lima dan group yang dinyatakan menang adalah group yang bisa memasukkan bola sebanyak mungkin ke gelas bambu yang disediakan.

Permainan ini adalah salah satu dari sekian banyak permainan yang disediakan yang paling banyak diminati para pengunjung terutama dari instansi, karena jenis permainan ini sangat mendidik karena butuh kesabaran, butuh kekompakan dan kebersamaan. ()

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru