Suara Alam di Gili Tangkong

Sejak pagi saya dan siswa MTs. NW Karang Bata, telah tiba di Gili Tangkong, Sekotong Lombok Barat.  Para siswa yang ikut rombongan pelesiran ini, merupakan siswa akhir di madrasah tsanawiyah Nahdlatul Wathan Karang Bata, yang baru saja selesai mengikuti Ujian Nasional. Perjalanan kali ini, adalah mengajak mereka melepas kepenatan setelah ujian, di mana kegiatan ekstra ketat dan porsi belajar yang “berlebihan” telah mereka lewati sajak tiga bulan terakhir. 

Kami berangkat mengggunakan dua bus Damri dari madrasah, melalui batas kota Mataram di Kelurahan Dasan Cermen sejak pukul 09.00 wita. Bus Damri yang kami gunakan cukup nyaman dan besar. Sejak sopir menginjak pedal gas di depan masjid Al-Iman, perjalanan kami mulus tanpa kendala. Perjalanan menjadi semakin menyenangkan manakala bus telah melewati desa-desa di sekitar Pelabuhan Penyeberangan Lembar Lombok Barat. di samping kanan kami terhampar pemandangan yang membuat mata terhibur. Pelabuhan Lembar dengan kapal-kapal berdandar di kejauhan menjadi pemandangan yang indah dari pinggir pantai menuju ke arah Sekotong. Selain pemandangan pantai, di sisi kiri jalan terdapat bukit-bukit. Rute kami dari Abiantubuh-dasan Cermen-Rumak-Gerung-Lembar-Mawun. Dari Mawun kami menyeberang menggunakan perahu.

Perahu peneyberangan

Untuk mencapai Gili Tangkong Lombok Barat dari daratan, kita bisa menyewa perahu dari pelabuhan Lembar, Pantai Cemara, atau Tawun. Kalau kita menyusuri jalan menuju sekotong, ada banyak plank atau papan penunjuk adanya jasa penyeberangan ke gili-gili di sekitar Sekotong. Tentu saja sewanya pariatif . tergantung nego dan jumlah gili yang akan kita kunjung. Saya pernah menyewa perahu 600 ribu rupiah. Sekedar berkeliling dari gili ke gili untuk melakukan pemotretan. Salah satu Gili yang saya singgahi adalah gili Tangkong yang hari ini menjadi tujuan berlibur siswa kami. Perjalana dari pelabuhan Tawun menuju Gili Tangkong, disuguhi keindahan alam di sekiarnya. Bukit-bukit Sekotong yang menjulang hijau, bak bangunan-bangunan tinggi di kota-kota besar. Dari kejauhan bagan-bagan nelayan.

 

Bagi yang memiliki hoby berenang dan bercanda dengan ikan-ikan di bibir pantai, Gili Tangkong juga rekomended. Bawalah roti sebagai umpan agar ikan-ikan mendekat. Kejernihan air membuat anda serasa berenang di kolam renang hotel mewah. Karena lupa menyewa alat berenang dan snorkeling, saya berenang bebas tanpa alat snorkeling, dan membuka mata telanjang di kejernihan air laut. Trumbu karang dan biota laut di sekitar gili Tangkong memang luar biasa. Keindahan karya sang Pencipta, terhampar luas mempesona. Tak banyak orang yang punya kesempatan dan keluangan waktu untuk menikmati kekayaan dan keindahan itu.

Pasir putih trumbu karang, biota laut

Pasir pantai yang putih, menjadi penyempurna keindahan gili Tangkong. Pasir putihnya terasa lembut. Jika pasir tersebut adalah pakaian, maka ia adalah pakaian yang mahal dan mewah. Teksturnya lembut, bersih dan menawan.  Saya menusuri pantai yang jarang dijamah ini. Hanya debur ombak yang meningkainya sepanjang waktu. Benar-benar perawan dan eksotis. Suara debur ombak, cercit burung-burung, desau angina yang berkelindan, seakan menjadi teraphy kesehatan yang menenangkan jiwa. Tentu tempat ini sangat cocok bagi pecnta yoga. Sejak bernajak dari bibir pantai tempat kami meletakkan barang-barang bersama para siswa, tak satupun jejak kaki manusia yang menapaki pasir pantai. Hanya jejak langkah saya dan dan istri yang menapakinya.

Di tengah-tengah pulau ini, barisan pohon-pohon kelapa berdiri berjajar rapi dengan jarak yang hapir sama membentuk lorong-lorong pepeohonan. Jika kebetulan penjaga pulau ini sedang ada di tempat, kita dapat membeli kepala muda dengan harga murah sekali. Satu biji buah kelapa muda waktu kami datang, harganya 5 ribu rupiah. Kami pun membeli buah kelapa muda beramai-ramai. Kami bisa menikmati kesegaran buah kelapa yang airnya manis tersebut di beruga-berugak yang dibangun oleh penjaga pulau.

Ah saya sudahi saja dulu cerita tentang gili Tangkong ini. Nanti lain waktu saya lanjutkan. [] - 05

 

 

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru