Menikmati Keindahan Masmas

“.............Kami sangat menikmati tinggal desa ini karena udaranya bersih, warganya ramah, makanannya organik, nyaman dan tenang, kalau saja kami tau sebelumnya maka kami pasti akan mengambil waktu lebih lama untuk tinggal di desa ini”.

Demikian sepenggal kalimat yang sudah diterjemahkan oleh seorang guide local, nurul aini yang disampaikan oleh pasutri asal jerman yang dua hari lalu menginap di desa wisata masmas, keduanya memang sangat menikmati tapi lantaran mereka sudah beli tiket jauh hari sebelumnya membuat ia tidak bisa mengubah atau menambah hari tinggalnya desa wisata masmas yang memang sangat asri.


Pasutri tersebut adalah Philipp Kolbeclx  dan Natalie Klippel yang dua hari lalu menginap selama 2 malam di desa Masmas, keduanya sangat menikmati ketenanga dan kenyamanan tinggal di desa masmas dengan segala keasrian yang dimiliki desa masmas yang menurut mereka tidak akan mereka temukan di tempat lain termasuk setiap makanan yang disuguhkan yang menurut mereka memiliki rasa sangat khas.

Dari keterangan yang mereka tulis dalam quisioner yang disediakan oleh KaPe VBT ternyata mereka tinggal di lombok selama 10 hari setelah sebelumnya tinggal di Bali selama 2 minggu, menurut mereka, bahwa menemukan Mas, mas agak kesulitan, karena setiap bertanya pada para guide, sopir dan pemilik travel banyak yang tidak tau Masmas. “Saya coba telp. Nomor-nomor hp yang ada dalam buku panduan guide bali lombok tidak ada yang aktif, terakhir saya coba telp nomor ini, Katanya sambil menunjuk nomor dimaksud yang ternyata milik pengelola langsung selaku direktur KaPe VBT yaitu habib, baru nyambung, dan saya sangat senang ketika habib bilang siap menjemput.

Kedua pasutri tersebut memang di jemput oleh habib di kute, tepatnya di tree putri home stay yang lokasinya diseberang jalan pasar seni yang sekarang berubah fungsi jadi setengah pemukiman warga, Prencanaan tata ruang yang gagal (Versi Habib). -01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru