Tanjung Ringgit, Kawasan Wisata Lagenda Yang Mempesona

Pada berbagai media sosial, pulau Lombok sering dan bahkan selalu menjadi bagian dari pembicaraan. Namun salah satu topik pembicaraan yang telah mengangkat nama baik pulau Lombok di Negara kita Indonesia, bahkan di manca Negara adalah tentang keindahannya sebagai kawasan wisata.

Salah satu media sosial yang kerap kali menampilkan tulisan yang bertajuk  wisata yang ada di pulau Lombok dan sekitarnya adalah media sosial yang lahir di NTB, yaitu portal jurnalisme warga kampung NTB, atau lebih tepatnya kampung media milik NTB. Hal ini wajar saja karena secara geografis, pulau Lombok dikelilingi oleh berbagai pantai yang sangat cantik dan rupawan.

Kali ini, sebagai penulis kampung media, saya akan menuturkan salah satu obyek wisata bahari yang sering saya kunjungi, bahkan ramai dikunjungi oleh wisatawan domestik dan manca Negara. Obyek wisata tersebut adalah Tanjung Ringgit yang sudah bertahun-tahun lamanya menjadi pembicaraan orang, baik pada kalangan penduduk lokal (Lombok), maupun di luar Lombok, dan juga pada orang-orang yang berada di luar negeri.

Sangat wajar jika Tanjung Ringgit menjadi fenomena sosial dalam kepariwisataan di berbagai kalangan penduduk pulau Lombok dan di luar pulau Lombok. Masalahnya, Tanjung Ringgit menyimpan keunikan tersendiri yang tiada duanya dalam hal keindahan. Pesona pemandangan alam laut yang sangat menawan nampak di depan mata bila kita berada pada bukit tanjung ini.

Dari ketinggian bukit Tanjung Ringgit, para pengunjung dapat menikmati pesona laut lepas yang menghadap ke lautan Australia. Air lautnya pun membiru yang seolah menyatu dengan langit di atas sana. Pasir putih yang nampak kemilau turut pula menghiasi keindahan gelombang air laut di Tanjung ini. Tebing-tebing yang menjadi pemisah bukit Tanjung ini dengan air laut menampakkan suatu pesona yang sungguh luar biasa. Bila kita duduk di atas tebing seberang dan memandang ke tebing seberang, terasa sebuah lukisan yang simetris yang berdiri tegak di atas air laut. Inilah pesona Tanjung Ringgit yang sangat menabjukkan pada pengunjung.

Sebuah keunikan yang tersimpan di kawasan Tanjung Ringgit ini adalah sebuah sumur yang persisnya berada di tepi pantai dari Tanjung ini. Sumur itu memiliki air yang jernih dan memiliki rasa tawar. Konon kabarnya, pada zaman dulu yang mana sumur tersebut menjadi salah satu tempat para kaum ulama untuk mengambil air wudhu di tempat ini. Namun anehnya, walaupun air gelombang naik menutupi sumur tersebut, airnya pun tetap terasa tawar dan jernih. Sampai sekarang, sumur tersebut masih tetap terpelihara dan dikeramatkan oleh warga sekitar. Hanya para nelayan yang ketika menepi di sekitar tanjung ini akan menyempatkan dirinya untuk mengambil air minum di sumur tersebut.

Sebuah lagenda yang muncul dari dari Tanjung Ringgit adalah dimana pada zaman dulu kala, seorang manusia raksasa yang pernah tinggal di tanjung itu. Raksasa itu tinggal di sebuah gua, sebagaimana gua itu masih ada sampai sekarang yaitu di kawasan bukit Tanjung Ringgit. Saya pun ketika berkunjung di kawasan itu, saya selalu mengunjunginya, begitu pun juga para pengunjung lainnya tak ketinggalan pun juga untuk berkunjung ke bekas tempat manusia raksasa terserbut.

Cerita menarik dari manusia raksasa yang tinggal di dalam gua Tanjung Ringgit adalah manusia raksasa tersebut telah menculik seorang puteri raja yang ada di pulau Lombok. Ia pun menyembunyikan puteri raja tersebut di dalam gua itu. Didalam gua itu, puteri raja dibuatkan sebuah kamar khusus, dan sampai sekarang kamar yang ada di dalam gua itu masih ada.

Di sekitar Gua itu, sebuah kolam yang telah disediakan oleh raksasa itu untuk puteri raja. Puteri raja pun selalu mandi bersama ikan-ikan emas di kolam sebagai temannya.Para pengunjung ketika berkunjung di bukit Tanjung Ringgit itu dan melihat sebuah kolam, berarti secara lagendaris itu adalah bekas tempat mandi dari seorang puteri raja yang telah diculik oleh sang raksasa.

Hari demi hari ketika puteri raja itu dirawat atau dipelihara oleh manusia raksasa, sang puteri pun juga merasa tidak betah untuk tinggal bersama dengannya. Ia pun berkali-kali mencoba untuk mengaburkan diri, namun tidak pernah berhasil.

Suatu hari kemudian, ketika raksasa itu sedang tidur dengan nyenyaknya, sang puteri raja pun mencoba lagi untuk melarikan diri, dan ternyata berhasil meninggalkan gua itu. Konon ceritanya,disaat puteri raja melarikan diri, sang raksasa terbangun dan mencari puteri raja dengan secepatnya. Sang raksasa pun keluar dari gua itu dan lari mengejar-ngejar sang puteri raja. Puteri raja pun saat itu tersesat di sebuah hutan, yang dalam bahasa sasa “ Ngaroh”. Akhirnya hutan tersebut di sebut sebagai hutan sekaroh. Namun untuk sekarang hutan itu itu telah menjadi sebuah desa dan disebut sebagai desa sekaroh.

Setelah puteri raja dikejar oleh raksasa, ia pun sempat ditangkap di sebuah hutan lain. Akhirnya lengan puteri raja ditarik oleh sang raja, namun ia sempat melepaskan diri hingga ia cepat kembali berlari dari tempat A bahasa sasak tarik artinya “Oros”, sehingga hutan itu dinamakan hutan pangoros dan kini menjadi sebuah desa yaitu desa pangoros.

Di saat puteri raja kembali berlari dari sisi raksasa, raksasa pun masih tetap nekad untuk mengejar sang puteri raja. Namun pada akhirnya sang puteri raja menghilang dari penglihatan raksasa, sehingga sang puteri selamat dan terdampar di sebuah hutan belantara. Di sinilah sang puteri berhenti dikejar oleh raksasa itu dan selamat. Dalam bahasa sasak “tutuq” artinya selamat. Kini hutan tersebut menjadi sebuah perkampungan dan disebut sebagai desa tutuq.

Dari gambaran tersebut di atas, khususnya keberadaan gua dalam sebuah kagenda, yang mana secara fakta sejarah bahwa gua beserta dengan sebuah meriam yang berada di kawasan wisata Tanjung Ringgit adalah sebuah bukti peninggalan bersejarah. Peninggalan bersejarah yang dimaksud adalah ketika bangsa Jepang melakukan penjajahan di negara kita, khususnya di pulau Lombok. Berarti Gua beserta dengan meriam tersebut adalah peninggalan bangsa Jepang yang turut menjadi obyek atau daya tarik wisata.

Itulah keunikan atau keindahan Tanjung Ringgit beserta dengan sebuah lagende yang menarik, sehingga bukit Tanjung ringgit memang pantas untuk dikunjungi oleh berbagai wisatawan. Sampai saat ini, Tanjung Ringgit masih tetap eksis untuk tetap ramai dikunjungi, bahkan di berbagai media sosial, baik media cetak, ataupun media eletronik nama Tanjung Ringgit sangat terkenal. [] - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru