Menelusuri Hutan Wisata Sesaot

 


Lombok adalah salah satu destinasi wisata indonesia yang sangat terkenal dengan wisata pantainya, betapa tidak pantai yang masih alami dan indah terhampar dari utara sam

pai ujung selatan pulau seribu Masjid ini, namun bukan itu saja masih banyak potensi wisata selain pantai yang dimiliki oleh Pulau Lombok, sebut saja wisata air terjun, wisata hutan sampai kulinernya yang banyak disukai oleh penikmat wisata kuliner.

Nah kali ini kita akan mencoba menelusuri sebuah hutan wisata yang ada di Lombok yaitu Hutan Wisata Sesaot yang terletak dikecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat.  Untuk bisa sampai kelokasi tersebut cukup mudah hanya butuh waktu sekitar 45 menit dari pusat Kota Mataram kearah timur  dan ditunjang dengan infrastuktur yang bagus akan membuat perjalanan anda semakin nyaman untuk melepas lelah dari penatnya aktivitas keseharian di hutan wisata sesaot, disepanjang perjalanan setelah melewati Kota Air Narmada kita akan disuguhkan hamparan sawah mengjijau dikiri kanan jalan dan setelah memasuki desa Sesaot tampak rimbunnya pepohonan sepanjang jalan dengan udara sejuk.

Desa Sesaot merupakan salah satu desa di Kabupaten Lombok Barat yang masuk Kawasan Hutan Gunung Rinjani  dan desa ini memiliki banyak potensi wisata alam, salah satunya Kawasan wisata hutan sesaot yang menyuguhkan kealamian hutan dengan udara sejuk dan bersih serta jernihnya air sungai Aik Nyet yang berada ditengah hutan dengan bebatuan besar hingga bisa dipastikan anda tidak akan tahan untuk tidak mandi menikmati dinginnya air sungai Aik Nyet. Untuk menuju kawasan hutan wisata tersebut kita melewati setapak yang dihiasi lebatnya pepohonan hutan, berjarak sekitar 1 KM dari Kantor Desa sesaot.


Selain itu juga kita dapat melewati jalur alternatif lainnya yaitu dengan menyusuri sungai irigasi dengan masuk melalui dusun Penangke desa Sesaot, jalur ini menyuguhkan kita derasnya aliran sungai dengan air jernih serta indahnya bendungan sesaot, sangat cocok untuk yang suka memancing. Di dalam hutan juga tersedia lokasi berkemah bagi pecinta alam serta puluhan sumber mata air yang bisa digunakan sebagai tempat mandi.

Nah, jika sudah lelah berjalan menikmati indahnya hutan dan perut sudah terasa keroncongan anda dapat melepas lelah dan mengisi perut dilapak para pedagang sate bulayak yang bertebaran disekitar hutan wisata tersebut.  (Abdul  Satar) -05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru