Pantai Labuhan Haji Wisata Favorit Keluarga

Krens Lotim. Mengisi liburan hari minggu tidak salah jika sesekali menengok indahnya Pantai Labuhan Haji yang terletak di wilayah bagian timur Lombok Timur.

Kawasan wisata pantai Labuhan Haji ramai dikunjungi masyarakat, tidak hanya pada hari besar atau adanya pesta rakyat saja, tetapi setiap hari lebih – lebih pada hari Minggu.

Ribuan warga masyarakat memadati kawasan pantai ini bersama keluarganya untuk menikmati suasana pantai mengisi libur akhir pekan.

Sunrise di pantai Labuhan Haji adalah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh wisatawan. Pantai yang terletak di pantai timur Lombok tepatnya di Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat ini sangat strategis untuk melihat indahnya matahari terbit.

Datanglah ke Labuhan Haji selepas Subuh. Jangan lupa siapkan kamera anda untuk mengabadikan momen dimana matahari baru saja muncul dari peraduan. Puas melihat keindahan pagi, Anda bisa bersantai sejenak di pantai yang berpasir hitam ini. Sunset di Labuhan Haji juga sayang untuk dilewatkan. Meski tak sebagus pemandangan kala matahari terbit namun sinar jingga yang menyilaukan ini menarik untuk diabadikan oleh kamera Anda.

anggota keluarga yang ingin memanjakan diri dengan naik perahu tempel

Menurut sejarah, dari pantai inilah dulu warga muslim era pendudukan Belanda dan Jepang berangkat menunaikan ibadah haji ke Mekkah. Sebagai pelabuhan yang cukup besar, tempat ini juga menjadi saksi ramainya pedagang China yang singgah dan bahkan menetap di Lombok. Sebagai bukti, di daerah sekitar pantai ini, tepatnya di Penedagandor terdapat banyak kuburan China. Kini jejak warga China sudah tidak ada lagi, hilang bersama peristiwa pemberontakan G30S/PKI. Sisa-sisa kejayaan Labuhan Haji sebagai pelabuhan besar tempo dulu bisa dilihat dari beberapa reruntuhan bangunan disekitar pantai. Masih ada papan nama kantor Syahbandar dan beberapa bangunan tua yang sudah tidak utuh lagi. Setelah menjadi pelabuhan yang cukup ramai, kini pelabuhan tersebut mati dan hanya menyisakan pantai yang kerap dikungjungi warga setempat. Namun, kini kejayaan Labuhan Haji ingin dibangun kembali. Tampak dari rencana yang sudah dituangkan oleh Pemda Lombok Timur. Namun kendala di sana-sini membuat hingga kini pelabuhan itu tak kunjung bisa terealisasi.

Di akhir pekan, Labuhan Haji ramai oleh pengunjung yang ingin menghabiskan waktu untuk bersantai sejenak. Ada yang bermain air, bahkan naik perahu tempel bersama keluarga mereka mengitari Pantai dengan membayar tarif Rp 3000/ satu kali jalan.

Memancing atau membantu para nelayan menurunkan hasil tangkapan. Jual beli ikan pun terkadang bisa kita lakukan disini. Sembari melihat aktivitas pasar ikan dadakan kita juga dapat menyaksikan bermacam-macam tangkapan dari yang biasa kita lihat hingga jenis-jenis yang tak pernah kita temui. Kita juga bisa masuk ke dermaga yang belum rampung di bangun. Dengan mengeluarkan uang Rp 2ribu kita bisa melihat pemandangan laut lepas.

Share and Enjoy:

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru