logoblog

Cari

Kisah Dibalik Keindahan Toro Londe

Kisah Dibalik Keindahan Toro Londe

Teluk Bima yang indah, tenang dan damai sesungguhnya menyimpan kisah dan sejarah. Di setiap sisi teluk ini menyimpan kisah masa silam

Wisata Alam

alan malingi
Oleh alan malingi
02 Oktober, 2019 08:25:43
Wisata Alam
Komentar: 0
Dibaca: 1241 Kali

Teluk Bima yang indah, tenang dan damai sesungguhnya menyimpan kisah dan sejarah. Di setiap sisi teluk ini menyimpan kisah masa silam yang terabadikan melalui nama nama tempat yang salah satunya adalah Toro Londe atau juga disebut Toro Rui Londe. Toro berarti Tanjung.Londe adalah ikan bandeng. Dalam kisah petualangan Raja Bina Indra Zamrut dan adiknya Indra Komala, Toro Londe adalah tempat menghilangnya Mata Pancing Indra Zamrut yang disambar oleh Raja Ikan. Mata Pancing itu dipinjam oleh Indra Komala. Karena tuntutan Sang Kakak untuk harus mengembalikan mata pancing itu seperti sedia kala, maka dengan segala kekuatan Indra Komala mencari mata pancing itu sampai dapat.

Dalam BO Kerajaan Bima dilukiskan :

“ Sesungguhnya mata pancing itu lah penhidupanku dengan ayahanda Ncuhi Dara. maka kau harus mencari sampai dapat. “ Kata Indra Zamrut kepada Indra komala.

Persoalan mata pancing itu tidak pernah berhenti. Indra Komala menaruh dendam kepada Indra Zamrut. Dia berpura pura sakit dan meminta Ncuhi Doro Wuni untuk menjemput Raja Indra Zamrut. Tetapi siasat telah disusun dengan menyimpan sebakul biji wijen di atas balai bambu yang hampir retak di dekat tangga.

 

Baca Juga :


Ketika Mendengar kabar sang adik sakit keras, Indra Zamrut pun bergegas menjenguk. Namun ketika menaiki tangga dan balai bambu itu, maka tumpahlah biji wijen itu. Indra Komala meminta agar seluruh biji wijen itu dimasukan kembali dalam bakul dalam waktu sesingkat singkatnya. Permintaan itu disanggupi Indra zamrut dengan mengerahkan seluruh jenis burung.

Dari peristiwa itu Indra Zamrut merasa bahwa adiknya menaruh dendam atas masalah mata pancing di Toro Londe. Indra Komala sebenarnya tidak sakit. Di sisi lain Indra Komala pun terus dihantui perasaan bersalah. Akhirnya dia melangkahkan kaki arah timur dan memakzulkan diri di sebuah mata air yang kemudian diberi nama Oi Mbora yang kemudian dikenal dengan Oi Mbo yang sekarang menjadi salah satu kelurahan pemekaran di wilayah Kota Bima.



 
alan malingi

alan malingi

blogger dan penulis asal Bima-NTB. Kontak : 08123734986-0811390858. Kunjungi juga www.bimasumbawa.com dan www.alanmalingi.wordpress.com.Facebook, WA, Twitter dan Instagram Alan Malingi.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan