logoblog

Cari

Menjelajahi Beranda Syurga Di Lombok

Menjelajahi Beranda Syurga Di Lombok

KM. Sukamulia - Tidak salah jika Lombok dikatakan sebagai bagian percikan syurga sebab di Lombok kita dapat menemukan alam yang indah,

Wisata Alam

KM. Sukamulia
Oleh KM. Sukamulia
28 Mei, 2019 00:25:40
Wisata Alam
Komentar: 0
Dibaca: 4828 Kali

KM. Sukamulia - Tidak salah jika Lombok dikatakan sebagai bagian percikan syurga sebab di Lombok kita dapat menemukan alam yang indah, ibarat syurga yang indahnya tiada dapat digambarkan dengan kata-kata. Salah satu tempat yang dimana saya merasa beranda syurga adalah saat saya berada di  wilayah utara pulau Lombok, yakni di sepanjang wilayah Pantai Senggigi Lobar hingga Pantai Pandanan KLU.

Jum'at (24 Mei 2019), sepulang dari menghadiri Acara Shaum di Musium NTB, saya pulang menuju Bayan melalui Senggigi. Sore itu, saya merasa tengah menjelajahi beranda syurga dan saya betul-betul menikmati perjalanan itu. Sesampai di wilayah Senggigi Beach, saya berhenti dan menikmati indahnya pemadangan di sekitaran pantai tersebut.

Sungguh, duduk di tepi pantai itu membuat saya merasa hidup serasa di beranda syurga. Hamparan gedung dengan berbagai arsitektur berjejer di sepanjang garis pantai berpasir putih dengan air laut yang berwarna toska membuat perasaan serasa tiada beban.

Merasa puas menikmati keindahan Pantai Senggigi, perjalanan saya lanjutkan. Sesampai di wilayah Batu Bolong, kendaraan saya hentikan dan mampir sejenak untuk menikmati indahnya suasana pantai siang itu. Lagi-lagi saya merasa berada di beranda syurga sebab indra pengelihatan saya dihipnotis oleh indahnya pantai itu.

Tidak sampai 15 menit di tempat itu, perjalanan saya lanjutkan lagi. Mata ini terus melirik wilayah pantai yang terlewati sepanjang perjalanan. Memasuki wilayah Lombok Utara, mata ini semakin terkesima sebab keindahan alamnya. Sesampai wilayah Malimbu, saya berhenti guna menikmati indahnya view alam Pantai Malimbu. Dan saya semakin merasa bahwa saat itu saya betul-betul betada di beranda syurga.

Dari tepi Pantai Malimbu, saya menyaksikan betapa indah karunia Yang Maha Kuasa yang dikaruniakan di tanah kelahiran saya. Lautan yang terhampar berwarna toska terlihat seperti hamparan air di wilayah syurga, sebagaimana yang diimajinasikan dalam berbagai gambar dan film-film imaginer.

Belum puas saya nikmati suasana indah pantai Malimbu, jam menunjukkan pukul 15.40 wita. Perjalanan harus saya lanjutkan sebab siswa-siswi dan kawan-kawan seperjuangan telah menunggu kehadiran saya di MTs. Maraqitta'limat Lenggorong Kecamatan Bayan.

Si kuda biru kembali saya pacu menelusuri jalan mulus dan lebar di sepanjang pinggir pantai bagian utara Lombok itu. Sesampai di wilayah Malaka Kecamatan Pemenang, si kuda biru saya hentikan lagi. Dari tepi jalan raya, saya menyaksikan keindahan Pantai Malaka yang pesonanya tidak kalah dari pantai yang tadi saya lalui. 

Dari tepi jalan raya, saya menikmati indahnya pesona alam Pantai Malaka. Indra pengelihatan ini lagi-lagi terhipnotis oleh keindahan pesona alam di tempat itu. 

Yaaa dari sana saya menyaksikan indahnya garis pantai berpasir putih yang dihiasi oleh barisan pohon kelapa dan bangunan gedung menjulang di bawah tebing, lautan berwarna toska dengan perahu-perahu nelayan yang berlabuh dan perahu-perahu nelayan yang sedang melakukan aktifitasnya. Belum lagi tebing curam yang nampak mempesona di sekitaran Batu Bolong. Berdiri di tempat itu semakin membuat perasaan ini betul-betul berada di beranda syurga yang tidak dapat dideskripsikan dengan kata-kata.

Kurang dari 15 menit berdiri di tempat itu, suasana indah membuat saya lupa bahwa hidup saya dijejali berbagai problema. Hidup saya terasa pelong, betul-betul pelong dan saya yakin anda juga akan merasakan hal yang sama jika berada di tempat ini.

 

Baca Juga :


Perjalanan saya lanjutkan sambil menelusuri beranda syurga di sudut tanah pulau Seribu Masjid. Sekitar 4 menit di atas putaran roda si Kuda Biru, pandangan saya terkesima saat melihat  hamparan Pantai Nipah. Pantai ini tidak kalah indah dan mempesonanya dengan patai-pantai yang tadi saya lalui. Saya tidak perduli dengan matahari yang semakin merunduk ke arah barat. Saya berhenti dan sejenak menikmati percikan syurga yang satu ini.

Di tepian Pantai Nipah, saya berdiri seraya menyaksikan indahnya ciptaan Yang Maha Agung yang tiada habisnya. Pantai yang eksotis dengan pesona alamnya yang sedemikian mempesona, demikian gumam saya sambil terus memandang seriap sudut tempat itu denga mata yang hampir tidak berkedip. Subhanallah, sungguh agun pencipta alam semesta ini. 

Di Pantai Nipah pun saya merasa berada di area beranda syurga. Dari tepi pantai itu saya menyaksikan pantai yang indah menawan dengan tebing-tebing yang berdiri penuh keindahab di sepanjang garis pantai. Tebing, pantai berpasir agak putih berhias perahu-perahu nelayan yang bersandar, barisan pohon kelapa dan air laut berwarna toska, terlihat seperti lukisan yang dibuat sedemikian indahnya. Sungguh, saya terkesima dan berhayal bahwa saat itu saya tengah berada di beranda syurga yang pesonanya sedemikian eksotis dan menawan setiap mata.

Perjalana harus saya teruskan, motor saya pacu pelan sebab di depan masih ada pantai yang indahnya tidak akan saya lewatkan. Sesampai di wilayah Pantai Pandanan, mesin motor saya matikan. Saya turun ke pantai dan menikmati indahnya suasana sore. Pantai Pandanan juga tidak kalah eksotis dari pantai-pantai sebelumnya dan tentunya di tempat ini saya juga merasa berada di area beranda syurga.

Waktu berbuka puasa tinggal 1 jam 35 menit, sedangkan saya harus menghadiri acara Buka Puasa di sekolah kami yang berada di perbatasan KLU dan Lotim. Laju motor saya pacu kencang, maklum jalan di sekitaran garis pantai Kecamatan Pemenang sedang sepi, jalannya juga mulus dan lebar. 

Mata saya kembali digoda oleh pesona Teluk Borok. Achhh, waktu saya memang sudah mepet namun saya tidak mau melewakan pesona pantai Teluk Borok. Motor saya hentikan di depan spot poto Teluk Borok. Dari sana saya memandangi garis pantai yang telihat sedemikian mempesona. Laut berwarna toska dengan hamparan dua gili di tengahnya menambah indah pemandangan di tempat itu.

Sekitar 10 menyaksikan indahnya beranda syurga yang satu ini sambil berselfi mengabadikan perjalanan kali ini, perjalanan saya lanjutkan lagi. Sungguh, sore ini saya betul-betul merasa berjalan-jalan di beranda syurga.

Jika anda hendak merasakan suasana jalan-jalan di beranda syurga maka berkunjunglah ke pulau Lombok, khusnya di wilayah Lombok bagian utara, mulai dari wilayah Senggigi hingga Teluk Borok anda dapat menikmati pemandangan alam pantai yang sedemikian indahnya. Hanya dalam waktu 2 jam perjalanan, anda dapat menikmati hidup serasa di beranda syurga sambil mengabadikan perjalanan anda dalam bentuk dokumen poto ataupun video perjalanan wisata anda.
_By. Asri The Gila_



 
KM. Sukamulia

KM. Sukamulia

Nama : Asri, S. Pd TTL : Sukamulia, 02 Januari 1985 Jenis Kelamin: Laki-laki Agama : Islam Pekerjaan : Swasta Alamat, Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timur Kec. Pringgabaya No HP : 082340048776 Aku Menulis Sebagai Bukti Bahwa Aku Pernah Ada di Dunia

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan