logoblog

Cari

Pantai Kuang Wai Sakra Timur

Pantai Kuang Wai Sakra Timur

Ragam destinasi wisata menarik yang menjadi persembahan kepada pengunjung wisata di Lombok.  Tak ada habisnya  jika membicarakan tentang keindahan wisata alamnya.

Wisata Alam

KM JONG CELEBES
Oleh KM JONG CELEBES
11 Mei, 2019 15:05:29
Wisata Alam
Komentar: 0
Dibaca: 1377 Kali

Ragam destinasi wisata menarik yang menjadi persembahan kepada pengunjung wisata di Lombok.  Tak ada habisnya  jika membicarakan tentang keindahan wisata alamnya. Terlebih jika kita akan menjelajah ke berbagai alam baharinya,  sejumlah pantai berpasir putih tampil dengan keunikannya sendiri. Salah satu wisata pantai yang sedang marak dikunjungi oleh wisatawan adalah Pantai Kuang Wai di Lombok Timur.

Nama Pantai Kuang Wai diambil dari nama gubuk atau dusunnnya sendiri,  yaitu Dusun Kuang Wai. Dusun ini pula terletak di Desa Minceh, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Sekitar 60 Km dari Kota Mataram ke Pantai Labuhan haji, dan ditambah dengan 4 Km dari Pantai Labuhan Haji ke arah selatan, Pantai Kuang Wai dapat ditemukan. Lebih amannya, bila anda berada di Dusun Kuang Wai, anda boleh bertanya mengenai letak Pantai Kuang Wai sebab pada bagian kiri jalan kita harus melewati sebuah perkampungan yaitu sekitar 150 meter ke arah Pantai Kuang Wai.

Agar dapat menemukan Pantai Kuang Wai, sebaiknya anda menggunakan kendaraan pribadi saja sebab masih sangat jarang kendaraan umum yang akan melewati lokasi Dusun Kuang Wai. Apalagi anda harus berjalan kaki sekitar 150 meter dari jalan raya menuju ke Pantai Kuang Wai. Selain itu, bila anda menggunakan kendaraan umum, anda harus estapet dari terminal ke terminal, itu pun anda harus membutuhkan waktu yang cukup lama.

Setelah anda menjumpai sebuah jalan perkampungan yang menuju ke Pantai Kuang Wai, tak lama kemudian anda akan berada di lahan parkir. Lahan parkir di sini cukup memadai dan masih merupakan kawasan Pantai Kuang Wai, dan letaknya tak jauh dari deretan gazebo atau dalam bahsa sasak di sebut “Berugak”. Pada area parkir ini, pengunjung sudah dapat menikmati keindahan Pantai Kuang Wai sembari melangkahkan kaki ke gazebo, atau “Berugak” untuk beristirahat sejenak. Hanya saja, masih jarang ditemukan tukang parkir di tempat ini. Namun menurut Amnan (20 thn), salah seorang warga Dusun Kuang Wai, “ Memang jarang ditemukan tukang parkir pada hari-hari biasa, tapi pada hari minggu atau hari raya pasti ada karena di waktu itu nanti banyak kendaraan yang datang,” ujarnya ketika di temui di dalam gazebo atau “Berugak” yang terletak di tepi Pantai Kuang Wai. Selain itu, Sukini (38 thn) yang juga salah seorang penduduk Dusun Kuang Wai mengatakan, “Kalau masalah kendaraan di sini aman saja, walaupun tidak ada tukang parkir tetap aman, dan kami sering datang di sini dan selalu mengontrol juga masalah keamanan di kawasan pantai kita ini,” ujarnya melanjutkan pembicaraan Amnan.

Pantai Kuang Wai sederet dengan Pantai Labuhan Haji dan Pantai Rambang. Olehnya itu, ketika orang-orang ramai mengunjungi Pantai Labuhan Haji atau Pantai Rambang untuk menyaksikan sunrise, pada kawasan Pantai Kuang Wai pun dapat dinikmati betapa indahnya sunset atau bola senja yang muncul dari ufuk timur.

Pantai Kuang Wai tidak sepopuler dengan Pantai Labuhan Haji. Namun sebenarnya, semenjak dulu pantai ini sering dikunjungi oleh orang-orang, termasuk kelompok anak muda, kelompok kelurga, dan juga dari kalangan pegawai untuk berekreasi di tepat ini sambil bakar ikan. Hanya saja penampilan dari pantai ini masih belum rapi. Dulunya, pada area belakang dari kawasan pantai ini terdapat semak-belukar yang menjadi penguasa pada kelompok tumbuhan. Belum ditemukan gazebo atau “Berugak” pada sudut-sudut pantai, dan juga kebersihan lingkungan di kawasan pantai ini belum terawat.

 

Baca Juga :


Seiring dengan berkembanganya destinasi wisata baru di Pulau Lombok, kesadaran masyarakat untuk mengembangkan Pantai Kuang Wai sebagai kawasan wisata bahari terwujud ketika munculnya pergerakan pemuda desa dalam menata rapi Pantai Kuang Wai menjadi destinasi wisata pantai yang bersih dan indah.  Menurut Sukiman (33 thn), salah seorang warga Dusun Kuang Wai mengatakan “Atas kesadaran pemuda terhadap pengembangan wisata di dusun ini, Zulkarnain tampil sebagai Ketua Kelompok sadar Wisata (POKDARWIS), yang mana pada tahun 2018 ia pun menggerakkan para anggotanya untuk menata rapi dengan baik kawasan Pantai Kuang Wai, termasuk mendirikan gazebo atau “Berugak” di sudut-sudut kawasan pantai, dan juga peletakan tempat sampah di bagian-bagian tertentu, serta papan nama atau tulisan yang memberi pesan tentang kesadaran dan kecintaan lingkungan pantai yang bersih., “ ujarnya ketika ditemui di kawasan Pantai Kuang Wai.

Pantai kuang Wai memiliki tekstur pasir yang halus dan berwarna putih. Pada bagian wilayah selatan dan di bagian wilayah utara dapat ditemukan tebaran batu-batu alam yang tergeletak rapi di atas hamparan pasir putih. Tak jarang pengunjung menjelajah pada tebaran batu alam, bahkan bagian sudut pantai ini menjadi salah satu spot untuk melepas pandang ke laut luas yang membiru.

Udara sejuk dan suasana yang tenang menjadi salah satu daya tarik pengunjung di Kawasan Pantai Kuang Wai. Sejumlah pohon kelapa menjadi penyejuk di kawasan pantai ini. Demikian pula dengan pepohonan banten yang tumbuh subur menjadi pengiring pada setiap gazebo yang tak jauh dari bibir pantai. Selain itu, berbagai jenis pepohonan yang juga senantiasa memberi kesejukan di kawasan pantai ini, sehingga setiap pengunjung  benar-benar dapat merasakan kesejukan, ketenangan, dan kenyamanan bila berkunjung di tempat ini, terlebih jika beristirahat di dalam gazebo atau “Berugak” sembari melepas pandang ke arah laut biru.

Seperti pada pantai-pantai lain, air laut yang biru di Pantai Kuang Wai adalah pandangan utama bagi setiap pengunjung. Selain itu, pasir putih yang setiap saat dibersihkan oleh air ombak membuat para pengunjung merasa tak segan untuk mencengkeramanya. Demikian juga dengan gemuruh suara ombak dari laut terdengar syahdu. Tak jarang pula pengunjung menjelajah pada bibir pantai sembari bermain kejar-kejaran dengan hempasan ombak yang kecil. Begitupula dengan anak-anak kecil, tak tertinggal untuk berlari-larian di sepanjang garis Pantai Kuwang Wae sembari mengumpulkan kulit binatang kerang yang unik. Inilah beberapa bagian kenikmatan yang bisa diraih bila kita menjelajah di sudut-sudut kawasan Pantai Kuang Wai.

Fasilitas makan dan minum belum tersedia di Pantai Kuang Wai. Olehnya itu, jangan heran jika anda berkunjung di tempat ini yang mana anda akan menemukan beberapa pengunjung yang membawa bekal, atau membakar ikan di sudut-sudut pantai yang tak jauh dari gazebo atau “Berugak”.

Perahu aadalah alat tarnsportasi bagi kelompok nelayan yang tak pernah terpisahkan oleh laut. Pada bagian wilayah tertentu yang ada di Kawasan Pantai Kuang Wai, para pengunjung dapat menemukan sejumlah perahu nelayan yang sedang bersandar di atas pasir. Tak jarang pengunjung  menjelajah di tempat penyandaran perahu-perahu nelayan tersebut, bahkan menyempatkan diri untuk berpoto di atas perahu atau di dekatnya.  

Inilah gambaran sinkat mengenai Pantai Kuang Wai, yang mana dulunya tidak dirawat tapi setelah mendapat perhatian dari pergerakan pemuda pencinta wisata dan kebersihan lingkungan pantai, atau Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS)  , pantai ini turut mempersembahkan pesona indah nan bersih bagi setiap pengunjung. Kini, Pantai ini telah menjadi salah satu andalan destinasi wisata bahari di Lombk Timur.



 
KM JONG CELEBES

KM JONG CELEBES

Andi Mulyan Datu Tjondong Dari Kabupaten Soppeng (Sul-Sel) -, tinggal di Selong/Mataram , fb: - Aron Zaan, No. Hp. 085333838169, pendikan Si (sastra perancis -UNHAS),pendidikan : S2 Sosiologi,ngabdi di UNU NTB MATARAM< UGR LOTIM<

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan