logoblog

Cari

Seruni Mumbul, Taman Tirta Dua Masa

Seruni Mumbul, Taman Tirta Dua Masa

KM. Sukamulia – Taman Tirta Seruni Mumbul merupakan salah satu destinasi wisata baru yang dibangun oleh Pemerintah Desa Seruni Mumbul beserta

Wisata Alam

KM. Sukamulia
Oleh KM. Sukamulia
01 Mei, 2019 20:45:39
Wisata Alam
Komentar: 0
Dibaca: 2822 Kali

KM. Sukamulia – Taman Tirta Seruni Mumbul merupakan salah satu destinasi wisata baru yang dibangun oleh Pemerintah Desa Seruni Mumbul beserta Pokdarwis yang ada di desa setempat dengan menggunakan Dana BUMDES. Memang sich, destinasi wisata tirta ini baru dibuka pada awal April 2019, namun sesungguhnya Taman Tirta ini merupakan Taman Wisata yang pernah ada pada masa lalu. Dengan demikian, tidak salah jika kami menyebut Destinasi Wisata Seruni Mumbul dengan nama Taman Tirta Dua Masa, yakni di masala lampau dan muncul (dibangun) lagi di masa kini (saat ini).

Wisata Tirta Seruni Mumbul merupakan Taman Wisata yang cukup terkenal di kalangan masyarakaat Sasak, khusunya yang tinggal di wilayah Kecamatan Pringgabaya. Memang sich, cerita mengenai Dende Seruni Mumbul merupakan cerita mitologi yang kebenarannya belum dapat dipastikan. Meskipun hanya mitologi, kisah Dende Seruni tetap diyakini keberadaannya oleh masyarakat sekitar. Dende Seruni Mumbul adalah julukan bagi salah seorang putri Perabu Rangkasari (Putra dari Perabu Mumbul). Dan atas keinginan Dende Seruni Mumbul-lah sehingga Taman Tirta (Taman Air) ini dibuat pada masa pemerintahan Perabu Rangkasari dan dibangun kembali pada tahun 2019 ini.

Sebelum penulis menceritakan mengenai destinasi wisata yang disuguhkan di Taman Tirta Seruni Mumbul saat ini, ada baiknya penulis menyampaikan mengenai bagaimana kisah awal keberadaa Taman Tirta ini sebab penulis menyuguhkan tema “Taman Tirta Dua Masa”. Tema tersebut menuntut penulis untuk bercerita mengenai Taman Tirta tersebut dalam dua masa, yakni di masa klasik (zaman kerajaan) dan masa kini (saat ini). Untuk itu, mari kita perlu mengetahi cerita mitologi objek wisata tersebut. Okeh, mari kita memasuki lorong waktu dan sejenak kembali ke masa lalu.

Sejarah memang mencatat bahwa pada zaman dahulu terdapat sebuah kerajaan kecil/kedatuan yang bernama Kedatuan Mumbul yang menjadi cikal bakal berdirinya beberapa kedatuan di pulau Lombok dan bahkan didengung-dengungkan bahwa Kedatuan Mumbul adalah cikal bakal Kerajaan Selaparang. Konon kerajaan ini berpusat di wilayah Desa Seruni Mumbul Kecamatan Pringgabaya saat ini. Cerita sejarah mengenai keberadaan Keatuan Mumbul juga dapat ditemukan pada sebuah Kentongan Perunggu yang dibuat pada masa Anak Wungsu (Bali), pada kentongan tersebut diceritakan bahwa Anak Wungsu (Bali) pernah menyerang Kedatuan Mumbul atau yang disebut dengan nama Kedatuan Sasak namun karena kesaktian Demung Mumbul dan panakawannya maka serangan Anak Wungsu dapat dikalahkan sehingga Anak Wungsu menghadiahkan kentongan perunggu yang di atas kentongan itu tertulis pengakuan Anak Wungsu atas kekalahannya saat menyerang Kerajaan Sasak (Mumbul)

Kedatuan Mumbul pernah dipinpin oleh beberapa orang Datu atau Raja, yakni Perabu Mumbul (1290-1361), Perabu Rangkasari (1380-1487) dan Perabu Indrajaya (1380-1487). Perlu diingat bahwa cerita sejarah ini hanya bersifat cerita sejarah, belum bisa disebut sebagai data sejarah (fakta sejarah) sebab belum ada bukti autentik yang bisa dijadikan sebagai bukti sejarah untuk hal ini. Namun, tidak salah kiranya ini kita jadikan hanya sebagai gambaran mengenai keberadaan Kedatuan Mumbul dan kisah awal keberadaan Taman Tirta Dende Seruni Mumbul.

Dalam cerita mitologi dikisahkan bahwa Perabu Rangkasari memiliki tiga orang anak, yaitu Indrajaya, Dende Anjani dan Dende Ratna Nila Sari. Dikisahkan bahwa Perabu Rangkasari memiliki perhatian (kasih sayang) yang lebih kepada anaknya yang bernama Dende Ratna Nila Sari. Atas kasih sayangnya itulah Perabu Rangkasari senantiasa mengabulkan permintaan anaknya yang satu itu. Suatu ketika Dende Ratna Nila Sari atau yang dijuluki dengan nama Dende Seruni Mumbul meminta ayahandanya (Perabu Rangkasari) membuatkan ia sebuah Taman Tirta sebagai tempatnya bermain.

Atas rasa sayangnya terhadap putrinya itu, dengan kesaktiannya, Perabu Rangkasari membuat sebuah mata air yang cukup besar, dari mata air itu mengalir air dengan debit yang lumayan besar sehingga terbentuklah sebuah yang dari telaga itu terbentuk muara sungai yang mengalir menuju pantai Kayangan. Telaga itu dinamakan Telaga Mumbul. Di sekitaran telaga dan aliran airnya yang membentuk sungai didirikan bangunan puri berbahan kayu jati beratap ilalang. Di sekitar puri dibuatlah Taman Tirta yang elok menawan sebagai tempat bermain Dende Seruni dan pada ahirnya dijadikan sebagai Taman Kedatuan Mumbul. Namun, pada masa penguasaan Anak Agung, bangunan puri dan bangunan-bangunan di sekitar Taman Tirta itu dibumi hanguskan dan yang tersisa hanyalah mata air Mumbul beserta muaranya (menanga: Bahasa Sasak). Dapat dibayangkan bahwa pada masa lalu, Taman Tirta Seruni Mumbul sangatlah indah dengan bangunan-bangunan puri beserta tempat-tempat persitirahatan di sekitar Taman Tirta.

Setelah dihancurkan oleh Anak Agung dan panakawannya, Taman Tirta Seruni Mumbul tinggal dongeng pengantar tidur. Tetunya, kita sangat bersyukur atas dibangunnya lagi Taman Tirta itu pada masa kini. Setidaknya, Taman Tirta ini dapat dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata alam atau destinasi wisata jalan-jalan dengan tujuan untuk mengajak para pengunjungnya mengenang cerita masa lalu tempat itu.

Kini, Taman Tirta Seruni Mumbul dibangun lagi oleh Pemerintah Desa Seruni Mumbul beserta para pengurus Pokdarwisnya. Sejak bulan Februari 2019, nama objek wisata ini mencuat ke permukaan sehingga para pencinta wisata berbondong-bondong mengunjunginya. Hingga ahir Maret 2019, pembangunan objek wisata ini mencapai tarap penyelesaian 80%, namun pengunjungnya membeludak sehingga pengurusnya melauncingnya pada awal April 2019. Sejak dilauncing hingga saat ini, Taman Tirta ini tidak pernah sepi dari kunjungan wisatawan lokal dan domestik.

 

Baca Juga :


Taman Tirta yang melegenda ini memang memiliki destinasi wisata tersendiri jika dibandingkan dengan destinasi wisata yang disuguhkan di objek-objek wisata lain-nya yang ada di sekitaran pulau Lombok. Hal itulah yang membuat tempat ini tidak pernah sepi dari kunjungan wisatawan. Tidak heran sich sebab Taman Tirta Seruni Mumbul memang menawan dengan segenap destinasi wisata yang disuguhkan oleh para pengelolanya.