logoblog

Cari

Penari Bersolek, Warnai Festival Pesona Tambora 2019

Penari Bersolek, Warnai Festival Pesona Tambora 2019

Gemulai para penari bersanding manis dengan alunan musik tradisional Mbojo khas Dompu, bersolek anggun dihadapan lautan manusia yang menyaksikan puncak festival

Wisata Alam

Suparman
Oleh Suparman
12 April, 2019 08:36:57
Wisata Alam
Komentar: 1
Dibaca: 5661 Kali

Gemulai para penari bersanding manis dengan alunan musik tradisional Mbojo khas Dompu, bersolek anggun dihadapan lautan manusia yang menyaksikan puncak festival Pesona Tambora 2019 di kawasan Savana Doro Ncanga Kabupaten Dompu, Kamis (11/4/). 

Sajian budaya tarian kolosal Doro Mantika (Gunung yang cantik) menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat dan wisatawan yang datang menyaksikan event tahunan Provinsi NTB tersebut. 300 penari dari kalangan pelajar berkolaborasi bersama ibu-ibu dengan gerakan cantik dan atraksi yang memakau.

Paduan gerak tubuh yang berirama senada dengan alunan musik tanpa ada kesalahan, membuat mata  terperangah seolah tidak percaya kepada ratusan penari memainkan gerakan masing-masing dengan mimik wajah yang berseri-seri. Warna kostum berbeda-beda memperlihatkan corak keraifan lokal yang kaya akan seni budaya daerah NTB, di balik kemeriahan itu juga melibatkan koreografer handal, Denny Malik dalam penataannya.

Tari Doro Mantika merupakan Sebuah tarian yang menggambarkan tentang peradaban "Dou Dompu"  disekitar lereng Tambora, sumber daya alam yang berlimpah dari hasil pertanian yang luar biasa dan sistem kehidupan masyarakat yang dinamis direprentasikan dalam setiap gerakan dengan memadukan unsur kearifan lokal Dompu lewat gerak suara dan pakaianya.

"Luar biasa. Saya sangat terpakau menyaksiakan adik-adik yang menari. Festival Pesona Tambora tak hanya menyajikan hamparan alam yang sangat indah, tetapi juga seni budaya lewat tarian begitu kaya dimiliki NTB," Puji Staf Ahli Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata, Dr. Esthy Reko Astuty.

Pada sambutannya, Esthy mengatakan Festival Tambora merupakan event nasional yang harus dilaksanakan setiap tahun. Dukungan dari Kementrian Pariwisata selama ini terus meningkat, terutama dalam hal kurator yang profesional dalam bidangnya.

 

Baca Juga :


"Salah satunya adalah Denny Malik yang sudah memberi pendampingan kepada para penari untuk menampilkan koreografer secara profesional baik musiknya maupun fashionya," ungkap Esthy.

Selain tari Doro Mantika, Tarian Tambora dan Takdir Cinta juga meriahkan puncak Festival Tambora diiringi syair puisi yang dibacakan oleh salah seorang pelajar menggelegar mengarungi setiap gerakan puluhan penari. Suara lantang dengan intonasi yang sesuai menambah semarak musik tradisional mengiringi setiap gerak tubuh penari. 

Tidak hanya itu, untuk memeriahkan puncak festival Tambora puluhan penari asal Bekasi Jawa Barat juga ikut mengambil bagian dalam mempromosikan destinasi Tambora dengan menampilkan Tari Serendong Ajer yang dibawakan oleh tiga penari cantik.

Sebelumnya, Tarian Wura Bongi Monca juga ikut bersolek menyambut kedatangan rombongan Gubernur NTB, Bupati Dompu, Kementerian Pariwisata dan stakeholder terkait, alunan musik khas Bima Dompu mengiringi gerakan demi gerakan yang memanjakan tamu undangan. (Man-Tim Media)



 
Suparman

Suparman

nama Suparman, biasa di panggil Man. lahir di desa O,o Kec. Dompu, Kab. Dompu pada Tanggal 12 Februari 1992. anak pertama dari enam saudara. saya lahir dari pasangan Bapak A. Talib dengan Ny. Uniriyah. No HP 085337689025

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. KM JONG CELEBES

    KM JONG CELEBES

    13 April, 2019

    Judul tak perlu pakai koma sebab penari bersolek adalah kata benda yang posisinya sebagai subjwk sementara di belakang koma warnai adalah kata kerja abstrak.


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan