logoblog

Cari

Berburu Tebingan Dan Air Terjun Di Tete Batu

Berburu Tebingan Dan Air Terjun Di Tete Batu

Air Terjun Sarang Walet merupakan salah satu destinasi wisata yang terletak di Dusun Mencerit, Desa Tete Batu, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok

Wisata Alam

KM JONG CELEBES
Oleh KM JONG CELEBES
01 Maret, 2019 19:56:13
Wisata Alam
Komentar: 0
Dibaca: 8959 Kali

Air Terjun Sarang Walet merupakan salah satu destinasi wisata yang terletak di Dusun Mencerit, Desa Tete Batu, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur.  Air terjun yang satu ini masih tergolong baru dan telah dikembangkan oleh kelompok pemuda sadar wisata yang ada di wilayah tersebut. Atas upaya dan kreatifitas kelompok pemuda sadar wisata dalam mengembangkan wisata air ini hingga kini mulai banyak dikunjungi oleh wisatawan manca negara dan lokal.

Air Terjun Sarang Walet di kawasan ini mengalir di antara tebing-tebing. Ketinggiann Air terjun ini  berkisar 20 meter dan diapit oleh dinding tebing yang terjal.

Pada awalnya, air terjun yang tersembunyi di balik areal persawahan dan tebing sungai ini jarang dikenal oleh masyarakat luas yang ada di Pulau Lombok. Namun seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan pariwisata di Lombok-Sumbawa, Air Terjun ini mulai dibangun oleh kelompok pemuda sadar wisata pada tahun 2015.

Pemberian nama air terjun yang tampak memukau di desa wisata ini disesuaikan dengan banyaknya burung walet yang bersarang di sekitar air terjun ini, yaitu di dalam goa pinggir sungai yang bermuara pada air terjun. Hanya saja, setelah air terjun yang tampak seperti salju ini mulai ramai dikunjungi oleh wisatawan, komunitas burung walet tersebut berpindah di tempat lain.

Untuk menemukan lokasi Air Terjun Sarang Walet adalah butuh perjuangan. Sebab, bila kita sudah memasuki pusat perkampungan Tete Batu, kita pun harus mencari pertigaan jalan. Pada pertigaan jalan ini, kita harus melaju terus menuju Tetebatu Utara, yaitu sekitar 200 meter. Setelah itu, kita akan bertemu dengan fisik jalan yang turun pada bagian kanan jalan utama. Sekitar 1 kilo meter pun harus dilewati lagi yaitu dengan berupa jalan tanah, dan di penghujung jalan, yakni sekitar 30 meter adalah keberuntungan para pengunjung karena fisik jalan terakhir ini sudah berupa jalan trotoar.

Pada penghujung jalan menuju Air Terjun Sarang Walet terdapat sebuah perkampungan penduduk, namun jumlah rumah warga yang terdapat di sekitar Air Terjun Sarang Walet, yaitu hanya sekitar 4 rumah penduduk. Pada halaman rumah warga inilah pengunjung dapat memarkir kendaraan pribadi sebelum berjalan kaki menuju ke lokasi Air Terjun Sarang Walet.

Berjalan kaki menuju ke lokasi Air Terjun Sarang Walet adalah butuh kehati-hatian. Sebab para pengunjung akan melewati pematang sawah dan menuruni tebing yang cukup terjal hingga bertemu dengan aliran sungai kecil yang diapik oleh dua tebing.

 

Baca Juga :


Berjalan dengan melewati sungai kecil yang diapit oleh dua dinding tebing yang cukup terjal  adalah suatu tantangan berat untuk unjuk kebolehan. Sebab menyusuri lorong sungai kecil yang rada-rada gelap itu sungguh membuat hati dan perasaan terasa sunyi. Selain itu, kita pun harus melewati titian bambu di atas aliran sungai yang telah dibangun oleh kelompok pemuda sadar wisata, dan juga melewati dinding goa yang yang tampak sepi. Namun tatkala kita berhasil menembus lorong sungai kecil yang rada-rada gelap dan sunyi itu, sebuah air terjun yang sungguh luar biasa menawan di hadapan kita. Serasa kita bertemu dengan seorang puteri salju yang luar biasa cantiknya.

Suatu pesan kepada wisatawan yang ingin menikmati keelokan Air Terjun Sarang Walet Tete Batu adalah bahwa sebaiknya jangan bepergian sendiri karena apabila kita menyusuri lorong sungai yang menuju ke lokasi Air Terjun Sarang Walet itu tampak sangat sunyi. Selain itu upayakan bisa dipandu oleh ‘gaiding’ atau pemandu wisata lokal, karena tentu mereka sudah sangat paham kondisi fisik jalan dan  rute menuju lokasi obyek wisata tersebut.

Satu hal lagi yang perlu diketahui ketika akan berkunjung di lokasi Air Terjun Sarang Walet Tete Batu adalah sebaiknya menggunakan celana pendek atau dikondisikan dengan busana yang sesuai dengan budaya masing-masing karena kita juga akan berjalan di aliran sungai, apalagi pada musim hujan tingkat ketinggian air bertambah.

Persiapan lain ketika akan berkunjung di tempat wisata Air Terjun Sarang Walet Tete Batu yaitu sandal jepit atau pun sepatu anti air dan anti licin, sebab kita harus melewati sudut-sudut jalan yang terkadang licin dan terjal.

Inilah gambaran singkat tentang bagaimanan kita akan berburu tebingan dan air terjun di Tete Batu yang kini mulai dijelajahi oleh wisatawan manca Negara dan lokal.



 
KM JONG CELEBES

KM JONG CELEBES

Andi Mulyan Datu Tjondong Dari Kabupaten Soppeng (Sul-Sel) -, tinggal di Selong/Mataram , fb: - Aron Zaan, No. Hp. 085333838169, pendikan Si (sastra perancis -UNHAS),pendidikan : S2 Sosiologi,ngabdi di UNU NTB MATARAM< UGR LOTIM<

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan