logoblog

Cari

Tutup Iklan

Kembangkan Pariwisata Halal Melalui Teknologi

Kembangkan Pariwisata Halal Melalui Teknologi

Bank Indonesia (BI) kantor wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Dinas Komunikasi Informatikan dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB akan memperkuat kerja

Wisata Alam

Suparman
Oleh Suparman
01 November, 2018 23:31:30
Wisata Alam
Komentar: 0
Dibaca: 765 Kali

Bank Indonesia (BI) kantor wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Dinas Komunikasi Informatikan dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB akan memperkuat kerja sama dengan  Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi NTB untuk mengembangkan Pariwisata Halal pasca gempa bumi yang terjadi beberapa bulan lalu.

Sektor pariwisata menjadi pilihan yang tepat untuk dikembangkan. Sinergitas antar lembaga pemerintah perlu diperkuat dalam memanfaatkan teknologi untuk mengembangkannya. Penggunaan internet dari tahun ke tahun terus meningkat, indikator ini sebagai peluang promosi dan pengembangan  pariwisata halal melalui teknologi informasi di era yang serba dengan kecanggihan ini.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfotik NTB, Drs. Try Budipraytno saat menjadi narasumber pada acara Pengembangan Pariwisata Halal Melalui Financial Teknologi yang digelar Bank Indonesia dihadiri oleh berbagai kalangan komunitas IT dan pelaku bisnis online di Hotel Santika Mataram, Rabu (31/10).

Dalam paparannya, ia mengatakan, Promosi pariwisata tak hanya dilakukan oleh pelaku dan industri pariwisata melalui kunjungan dari daerah ke daerah lainnya, tetapi peran teknologi di era milenial saat ini sangat penting mempengaruhi perkembangan pariwisata halal di provinsi NTB di kanca internasional yang lebih luas lagi.

"Dinas kami memiliki tupoksi paling tepat untuk mengembangkan dan menyebarluaskan segala aspek kehalalan pariwisata NTB. Desain yang menarik serta promosi terus dilakukan melalui ruang teknologi informasi maka Ke depannya, kunjungan wisatawan asing maupun lokal terus meningkat," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bank Indonesia wilayah NTB, Achris Sarwani dalam sambutannya mengatakan, sinergitas lembaga pemerintah dalam mengembangkan sektor wisata halal perlu ditingkatkan. Bank Indonesia tak hanya bergerak dalam bidang keuangan semata. Namun,  kontribusi untuk meningkatkan ekonomi daerah terus dikembangkan. Pelatihan serta pemanfaatan teknologi terus disosialisasikan dan difasilitasi oleh lembaga ber-uang ini.

"Keindahan pariwisata NTB khususnya Lombok tak kalah saing dengan Bali. Untuk itu pemanfaatan teknologi informasi harus kuat untuk menghadapi persaingan yang ada," tegas Achris.

 

Baca Juga :


Dalam kesempatan yang terakhir, Kepala Dinas Pariwisata ( Dispar) Provinsi NTB, H. Lalu Moh. Fauzal menggambarkan arah dan kebijakan pembangunan pariwisata halal. Pembangunan wisata syariah ini didasari oleh peraturan gubernur no. 51 tahun 2015 tentang wisata halal kemudian diperkuat lagi dengan peraturan daerah no.2 tahun 2016 tentang pariwisata halal.

Sementara kesiapan Provinsi NTB menjadi destinasi halal dilihat dari sertifikasi dan standarisasi halal bagi 100 hotel dan restauran tahun 2016, anggaran Rp 1 Milyar dana stimulan untuk sertifikasi usaha ekonomi halal dan kerja sama Dispar NTB dengan Badan Sertifikasi Halal MUI.

"untuk aktivitas wisata halal ini, kami sudah meminta kepada semua pihak hotel dan tempat kuliner yang ada. Ketersediaan makanan dan minuman halal, fasilitas untuk bersuci dan beribadah serta sarana, fasilitas dan pelayanan tidak bertentangan dengan norma-norma kesusilaan dan nilai syariah. Alhamdulillah semua pihak tidak ada yang keberatan," jelas Fauzal.

Tiga lembaga pemerintah ini bersinergi dalam upaya meningkatkan kehalalan sektor pariwisata Lombok Sumbawa melalui teknologi informasi maupun digital. Sektor pariwisata sebagai sektor penting untuk menunjang nilai ekonomi masyarakat dan daerah, apalagi dalam pengembangannya didesain dalam naungan syariah bagi wisatawan muslim dunia dan wisata asing lainnya. (Man)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan