logoblog

Cari

Tutup Iklan

Kolo Destinasi Wisata Bahari Kota Bima

Kolo Destinasi Wisata Bahari Kota Bima

KM TNC. Kolo merupakan sebuah daerah yang letaknya dipesisir pantai. Kelurahan Kolo masuk ke dalam kecamatan Asakota. Daerah ini memiliki panorama

Wisata Alam

KM. Tembe Nggoli
Oleh KM. Tembe Nggoli
25 Oktober, 2018 07:43:23
Wisata Alam
Komentar: 0
Dibaca: 1989 Kali

KM TNC. Kolo merupakan sebuah daerah yang letaknya dipesisir pantai. Kelurahan Kolo masuk ke dalam kecamatan Asakota. Daerah ini memiliki panorama pantai yang sangat indah. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bima telah membangun pondok wisata di sana. Selain itu, dibangun juga 3 unit gazebo. Jarak dari kantor Walikota Bima sampai ke tempat tersebut sekitar 15,4 km. Jalan di sana sudah diaspal.

Mata pencaharian masyarakat di sana sebagian besar menggantung hidup pada sektor perikanan dan pelayaran. Beberapa Universitas Gajah Mada yang melakukan penelitian di sana mencatat bahwa terumbu karang di sana yang masih terjaga baik sekitar 60%.

Kapal – kapal laut yang hendak menuju pelabuhan Bima harus melalui perairan Kolo. Perairan Kolo merupakan satu – satunya pintu masuk menuju pelabuhan Bima.

 

Baca Juga :


Sejak tahun 1945, Kolo telah dikenal oleh masyarakat Bima sebagai importir barang-barang dari Singapura. Dan sudah lama pula warga kolo ini menjalin hubungan yang harmonis dengan para Cukong dan Toke di Pulau Batam maupun Singapura. Hampir setiap bulan mereka berlayar menuju Batam dan Singapura untuk membeli barang-barang seperti pakaian dan alat elektronik untuk dijual kembali di Bima.  Menurut Yanti, salah seorang pedagang pakaian bekas dari Singapura, untuk satu karung pakaian singapura mereka beli dengan harga sekitar Rp.500.000 sampai Rp.750.000,-. Dalam  satu karung itu mereka bisa mendapatkan keuntungan sekitar Rp.250.000 bahkan melebihi modal kalau pakaian yang ada di dalam karung itu berkualitas dan bagus coraknya.

Masuknya barang-barang Singapura membuat kelurahan ini sagat ramai dikunjungi oleh warga di luar Kolo. Namun saat ini kegiatan importir barang-barang tersebut sudah tidak lagi oleh sebagian besar masyarakat sudah beralih ke aktifitas biasa seperti nelayan dan bertani.

Kelurahan Kolo terletak di pinggir perairan Selat Bima merupakan pintu masuk bagi kapal-kapal yang umumnya berlayar mengarungi Laut Flores. Kolo masuk dalam wilayah kecamatan Asakota dengan jumlah penduduk lebih dari 3000 jiwa. Luas wilayah kelurahan ini adalah 9,25 km persegi.

Di ujung utara Kelurahan Kolo terdapat pantai berpasir putih yang diberinama Pantai So Ati. Di skitar pantai ini tumbuh  ratusan pohon kelapa yang menambah teduhnya pantai ini. Di perairan pantai ini terdapat terumbu karang dan taman laut yang indah.Di pantai ini sangat cocok untuk diving dan snockling. So Ati memang sejak dulu telah menjadi salah satu obyek wisata pantai bagi warga Kolo dan sekitarnya, bahkan masyarakat Bima pada umumnya. Pada setiap hari libur pantai ini dipadati pengunjung.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan