logoblog

Cari

Tutup Iklan

Aroma Klasik Pantai Lungkak

Aroma Klasik Pantai Lungkak

Sejarah mencatat bahwa wisata Lombok selalu mengalami perubahan dan perkembangan.  Kuantitas obyek wisata, entah dengan tampilan pesisir yang menawan, alam pegunungan

Wisata Alam

KM JONG CELEBES
Oleh KM JONG CELEBES
08 Januari, 2018 21:21:15
Wisata Alam
Komentar: 0
Dibaca: 10743 Kali

Sejarah mencatat bahwa wisata Lombok selalu mengalami perubahan dan perkembangan.  Kuantitas obyek wisata, entah dengan tampilan pesisir yang menawan, alam pegunungan yang tampak rupawan, ataupun adat-istiadat yang kini masih tetap bertahan. serta ragam tradisi yang cukup mewarnai kehidupan masyarakatnya menjadikan pulau ini selalu mengalami peningkatan. Peningkatan kuantitas obyek wisata di pulau indah ini, tak lain karena sumber daya manusianya cukup kreatif dalam menggali potensi wisata dan sarana pendukungnya. Salah satu obyek wisata yang kini mulai dikembangkan oleh kelompok generasi muda yang ada di Pulau Lombok adalah Wisata Pantai Lungkak.

Pantai Lungkak terletak di Dusun Lungkak, Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Pantai yang berpasir hitam ini cukup aktif sebaga tempat berlabuhnya perahu-perahu nelayan. Namun, karena pantai ini memiliki hamparan pasir yang landai dan indah, sehingga oleh kelompok pemuda yang menamakan diri sebagai kelompok pemuda sadar wisata (POPDARWIS) memiliki ide kreatif  untuk menggali dan mengembangkan kawasan pantai ini sebagai obyek wisata pantai.

Ide kreatif dari kelompok pemuda sadar wisata Lungkak mendapat tanggapan positif dari pemeritah setempat, yaitu dari pihak kepala Desa Ketapang Raya. Akhirnya ide cemerlang yang berlandaskan atas kebersihan, indah, ramah lingkungan, sehat dan sejahtera mengkapling wilayah pantai yang terletak di depan komplek bantuan perumahan nelayan hingga di sebuah muara sugai yang banyak dtumbuhi oeh hutan magrove. Pada pertengahan tahun 2017, pembangunan wisata di kawasan pesisir Lungkak berhasil diterobos oleh kelompok pemuda sadar wisata (POPDARWIS), dan obyek wisata pantai tersebut bernama Wisata Pantai Lungkak.

Keunikan dari Wisata Pantai Lugkak, selain memilki hamparan pasir hitam yang landai, para wisatawan dapat menikmati permainan ombak kecil yang hendak bertepi. Beberapa gili indah yang tidak jauh dari pantai ini tampil mempesona dengan beragam karakter. Demikian pula dengan aktifitas perahu nelayan yang sedang sibuk di tengah laut turut menyegarkan padangan mata bila kita berdiri di tepi pantai ni. Deretan rumah apung yang setia menampung bibit-bibit  udang lobster hingga besar menjadi pemandangan klasik dari pantai yang berair jernih ini. Inilah keindahan pesisir pantai yang dapat diraih bila kita mengunjunginya.

Dalam mengembangkan dan sekaligus meningkatkan daya tarik pengunjung, pihak pengelola wisata Pantai Lungkak menyediakan sejumlah gazebo yang beraroma klasik di atas hamparan pasir. Bangunan rumah-rumah bambu dengan gaya arsitek tempo doeloe menjadi sentuhan klasik,  dan mengingatkan kita pada sebuah perkampungan terpencil yang eksotis di masa silam. Suatu keunikan khas yang menjadi pandangan utama bila memasuki areal wisata ini adalah sebuah titian bambu yang bernunsa klasik dan tampak memukau. Titian bambu tersebut menyerupai sebuah dermaga kecil yang seolah-olah siap menghantar para penumpang ke atas perahu. Titian ini pun memanjang di atas hamparan pasir dan menghadap ke laut. Pada pengunjung, banyak memanfaatkan spot klasik ini untuk menikmati keindahan laut yang ada di bahagian timur. Tak jarang pula pengunjung memanfaatkan kesempatan di atas titian bambu ini untuk berselfi.

Matahari pagi tampak jelas bila wisatawan berdiri di tepi Pantai Lungkak. Olehnya itu, menjelang terbitnya mata hari dari ufuk timur, kawasan Wisata Pantai Lungkak ramai dikunjungi kawula muda. Tentu sebuah spot yang paling tepat untuk menantikan matahari pagi adalah titian bambu yang terpajang indah di atas bibir panatai Lungkak.

Kemunculan wisata pantai yang terletak di Lombok Timur ini mendapat respon baik dari pengunjung. Hal ini membuat pihak pemerintah setempat kembali melapangkan dada untuk meningkatkan pengelolaan wisata pantai tersebut. Termasuk pengadaan daya tarik pengunjung akan cendera mata atau oleh-oleh khas pantai, seperti aksosoris yang terbuat dari akar bahar, kulit kerang, dan berbagai jenis kerajinan tangan yang di peroleh dari hasil kreatifitas warga sekitar. Demikian juga dengan sajian makanan laut dan aneka ragam minuman, yang kesemuanya disiapkan di deretan rumah-rumah klasik yang berbahan bambu.

 

Baca Juga :


Penyediaan alat transportasi laut juga merupakan salah satu aspek pengembangan wisata, dan bertujuan untuk meningkatkan minat pengunjung terhadap wisata pantai lungkak. Penyediaan transportasi laut yang dapat dinikmati oleh wisatawan adalah berupa transportasi perahu kecil dengan fasx boat. Para wisatawan yang sempat menggunakan fasx boat di pantai lungkak, berarti mereka dapat beriwisata perahu menuju ke Pulau Pasir, Pantai Pink, Pantai Segui, atau pun ke Pantai Semangkuk. Selain itu, mereka pun dapat ber-snorkling di Gili Petelu, atau menikmati  telone sunset serta explore mangrove dan lain-lain.

Bagi wisatawan yang senang menggunakan perahu kecil, mereka pun dapat berkeliling di seputaran Pantai Lungkak dengan hanya mengeluarkan Rp.15.000. Namun jika wisatawan ingin menikmati gili pasir sembari beselfi di saat air laut lagi surut, perahu wisata yang ada di Pantai Lungkak siap mengantar dengan bolak-balik, namun hanya  membayar ongkos sebesar Rp.25.000. per kepala. Berkeliling di sekitaran  hutan magrove yang tak jauh dari Pantai Lungkak, para wisatawan dapat membayar ongkos, yaitu hanya Rp.15.000 per kepala.