logoblog

Cari

Tutup Iklan

Warga Jerman Ikut Ngaji di Masmas

Warga Jerman Ikut Ngaji di Masmas

Martin adalah seorang laki-laki yang baru berusia 34 tahun  yang berasal dari Berlin Jerman, yang sejak beberapa minggu lalu membooking paket

Wisata Alam

KM Kaula
Oleh KM Kaula
25 November, 2017 11:23:04
Wisata Alam
Komentar: 0
Dibaca: 3678 Kali

Martin adalah seorang laki-laki yang baru berusia 34 tahun yang berasal dari Berlin Jerman, yang sejak beberapa minggu lalu membooking paket wisata yang ada di Desa Wisata Masmas, Ia sangat tertarik untuk mengetahui real life di desa, ia bilang, “Saya ingin mengetahui kehidupan nyata masyarakat, mencicipi makanannya, bagaimana kehidupan mereka sehari-hari, saya ingin mencari ketenangan.  Saya tidak suka pantai, saya tidak suka kebisingan, karena cukuplah dengan pantai yang saya liat di beberapa negara yang pernah saya kunjungi, cukuplah dengan kebisingan dan kesibukan yang saya lakukan di negara saya. Jadi saya benar-benar pingin sesuatu yang baru, yang belum pernah saya alami sebelumnya, saya pingin tempat yang aman, sunyi dan familiar dan pilihan saya disini, karena setelah temukan nomor pak Habib di buku Stefan Loose, saya kontak, lalu pak habib merekomendasikan saya untuk buka kampung media supaya saya lebih tau banyak informasi tentang Desa Masmas, saya pun buka lalu saya buka linknya di translate google. Akhirnya saya tau banyak tentang Desa Masmas ini dan sayapun sangat tertarik lalu saya booking jauh-jauh hari sebelumnya. Dan saya akan tinggal di sini selama dua minggu lebih, itupun karena saya harus temui ibu saya yang akan datang merayakan ulang tahunnya di bali nanti tanggal  Desember, kalau tidak begitu mungkin saya akan tinggal lebih lama lagi dan seandainya orang tua saya punya waktu lebih lama di bali maka pasti saya akan ajak ke sini juga. Tapi sayang mereka tidak punya banyak waktu sehingga saya tidak bisa mengajaknya. Tapi saya jamin akan mengajak dan merekomendasikan keluarga dan teman-teman saya yang mau liburan ke lombok untuk datang ke desa ini. Karena setelah saya tinggal di sini sampai hari ibi baru dua minggu, apa yang saya cari saya temukan disini, ketengan, keakraban, kelezatan makan khas desa dan lain-lain. Bagi saya ini adalah pengalaman yang tidak mungkin saya bisa lupakan selama hidup saya. Disini kami sudah dianggap sudah seperti keluarga. Jadi saya benar-benar sangat bahagia”.

Lanjutnya lagi, “apalagi di sini atmosfernya lain dari pada yang lain. Keakraban warganya, kegiatan anak-anak yang setiap pagi belajar bahasa inggris mulai dari pukul 06.00 hingga pukul 07.00 pagi selama lima hari dalam seminggu mulai dari pagi senen hingga jumat. Semuanya sungguh memberikan suasana baru bagi saya, belum lagi kegiatan sore hari untuk ngajar Bahasa Jerman. Sementara di malam hari, disini ada kegiatan ngaji malam bagi ibu-ibu setiap malam senen, dan saya selalu dilibatkan, walaupun saya tidak faham 100% tapi setidaknya saya suka mendengarnya, apalagi setelah selesai acara Habib menjelaskan panjang lebar. Semuanya membuat saya lebih senang dan bahagia”.

Saya jadi faham islam ini seperti apa, setidaknya saya tidak lagi ikut menjelek jelekkan islam seperti kebanyakan orang, itu semua karena saya ikut gaya hidup masyarakat selama disini, apa lagi kalau saya ada kesempatan untuk tinggal lebih lama lagi disini, yang pasti saya sangat senang dan bahagia sehingga setiap dikasi makan, setiap ada kegiatan bahkan setiap melakukan dan kemanapun saya selalu saya photo, lalu saya kirimkan keluarga dan teman-teman saya, semuanya merasa senang apalagi kalau mereka sendiri yang akan menjalani kehidupan disini seperti saya ini”, Demikian panjang lebar martin jelaskan yang sudah dialih bahasakan oleh penulis dan adik adik guide local.

 

 

Baca Juga :


 



 
KM Kaula

KM Kaula

Habiburrahman, Koordinator Kampung Media Kaula E-mail habib_kemus@yahoo.com, Alamat Desa Mas-mas Kec. Batukliang Utara Kab. Lombok Tengah. FB. habib kemus.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan