logoblog

Cari

Eksotisme Pantai Krandangan Dalam Kayuhan

Eksotisme Pantai Krandangan Dalam Kayuhan

Jalan panjang beraspal dari pusat kota, Mataram. Pelan perlahan dengan kayuhan, menuju arah senja jalur Senggigi - Krandangan. Ba'da Ashar bersama

Wisata Alam

Galih Suryadmaja
Oleh Galih Suryadmaja
28 Februari, 2017 23:16:57
Wisata Alam
Komentar: 11
Dibaca: 15235 Kali

Jalan panjang beraspal dari pusat kota, Mataram. Pelan perlahan dengan kayuhan, menuju arah senja jalur Senggigi - Krandangan. Ba'da Ashar bersama beberapa kawan menapak jalan yang lumayan nyaman. Matahari yang hampir turun di ufuk barat terus menerpa kepala di sepanjang jalan. Menghabiskan lintasan di ruang kota menuju perbatasan, bangunan kuno Kota Tua Ampenan menghaturkan ungkap selamat jalan kala melintas menuju perbatasan Kabupaten Lombok Barat. Lalu lalang sepeda motor, mobil, dan bus kota masih ramah menemani perjalanan bersepeda. Tidak terkecuali kendaraan khas Bumi Gora, Cidomo namanya. Kereta berkuda, yang kini masih hadir pada ruang lestari.

Lepas plang pembatas kota, memasuki jalanan Kabupaten Lombok Barat mulai terlihat jalanan sedikit menanjak. Laju kayuhan kian melambat menantang gravitasi. Namun itu sedikit terlupakan kala mata menyaksikan ruang sekitar, begitu indah bangunan bukit tampak indah menjulang. Tanah persawahan yang berselang dengan penjaja barang khas pariwisata. Aroma pantai pun turut membias sedikit letih yang mulai menghinggap. Hingga terpampang rambu tampak tanjakan kembali hadir untuk dilintasi. Pindah gigi roda mengurangi tarikan gravitasi menyesuaikan laju untuk meniti. Pelan dan semakin berat, di antara bangunan Pura Batu Bolong. 

Dipucak tanjakan pemandangan eksotik tempat ibadah umat Hindu yang bersanding dengan hampar luas pantai kembali melupakan letih tersaji. Angin sepoi menghujam mengumbar energi baru sembari mengatur nafas di jalan turunan. Laju kencang sepeda tanpa kayuhan menjadi jeda bagi mata untuk menikmati takjub rupa pantai, ombak, dan lambaian pohon kelapa. Kembali mempersiapkan laju mendaki di tanjakan kawasan Senggigi, hal serupa terasa. Pantai menjadi daya tarik utama pun sekaligus pelepas penat letih di sepanjang jalan. Hingga akhir lintasan kawasan Senggigi, hadir kembali satu tanjakan panjang menjulang. Nafas terasa hampir terkuras di seputar Krandangan. 

Meniti laju, setengah jam berlalu pasca melintasi beberapa tanjakan dengan kayuhan. Tiba juga di tanah tujuan, Pantai Krandangan. Dengan kendaraan ramah lingkungan, pelan namun pasti meniti jalan menikmati setiap keindahan yang ditawarkan alam. Hampir senja berkawan begitu banyaknya pohon kelapa di bentang pantai. Matahari pun kian tersipu semakin menyudut di cakrawala barat. Langit kian berpendar jingga, letih kian terlupa bersama hempasan angin dan desir ombak. Sunset, menjadi rupa eksotik khas yang ditawarkan dalam laju kayuhan. Kesederhanaan bukan ruang untuk tidak menikmati anugerah indah Bumi Gora. Rumput hijau di sekitar pantai, kopi hangat, cilok, dan air kelapa cukup untuk hinggap pada ruang damai pantai. Pepohonan rindang menjadi ruang tepat bercakap dengan matahari di ujung senja. Segala letih dan peluh yang tercucur terbayar oleh eksotisme Pantai Krandangan. [] - 01

 

Baca Juga :


 



 

Artikel Terkait

11 KOMENTAR

  1. KM JONG CELEBES

    KM JONG CELEBES

    13 Maret, 2017

    Ke Pusuk Juga bisa seoeda Lia


  • KM JONG CELEBES

    KM JONG CELEBES

    13 Maret, 2017

    Tapi seopedaxa mahal lo...Lia


  • KM JONG CELEBES

    KM JONG CELEBES

    13 Maret, 2017

    ke sembalun juga bisa bawa sepeda


  • KM JONG CELEBES

    KM JONG CELEBES

    13 Maret, 2017

    Di Lembar menuju sekotong juga enak sekali berseopeda kayuhan....Lia....


  • KM JONG CELEBES

    KM JONG CELEBES

    13 Maret, 2017

    Bersepeda ke Bukit Idung enak tuh... biar keringat keluar sehat....


  • KM JONG CELEBES

    KM JONG CELEBES

    13 Maret, 2017

    Iyya Dong , Sekarang Kan Zamannya Seoeda santai, apalagi mendaki gunung dengan seoeda...


  • KM JONG CELEBES

    KM JONG CELEBES

    13 Maret, 2017

    Ayo Nulis Lagi...


  • lia hyda KM. CAKRANEGARA

    lia hyda KM. CAKRANEGARA

    05 Maret, 2017

    asyik juga ..bersepeda santai ...


    1. Galih Suryadmaja

      Galih Suryadmaja

      06 Maret, 2017

      Mari mengayuh untuk menikmati alam, dan pastinya mengurangi polusi..


  • KM JONG CELEBES

    KM JONG CELEBES

    01 Maret, 2017

    Mantap Tulisannya .............


    1. Galih Suryadmaja

      Galih Suryadmaja

      06 Maret, 2017

      Terima kasih banyak... Baru belajar ini.


  •  
     

    TULIS KOMENTAR

    Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
     
    Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
     
    Tutup Iklan