logoblog

Cari

Tutup Iklan

Dua Jalan Menuju Ke Puncak

Dua Jalan Menuju Ke Puncak

Rinjani merupakan salah satu kawasan wisata alam yang memiliki panorama yang sangat menakjubkan. Setiap tahunnya , yaitu sekitar bulan juli sampai

Wisata Alam

KM JONG CELEBES
Oleh KM JONG CELEBES
07 November, 2015 21:06:00
Wisata Alam
Komentar: 0
Dibaca: 4869 Kali

Rinjani merupakan salah satu kawasan wisata alam yang memiliki panorama yang sangat menakjubkan. Setiap tahunnya , yaitu sekitar bulan juli sampai dengan bulan agustus banyak pencinta alam melakukan pendakian  di gunung ini, entah itu kelompok pendaki dari luar daerah, kekompok pendaki dari wilayah setempat (Lombok), bahkan dari manca negara.

Jadwal pendakian yang berlangsung pada bulan juli sampai dengan bulan agustus, tak lain dikarenakan oleh suhu udara rata-rata sekitar 20°C; terendah 12°C, walau pun angin kencang yang ada di puncak Gunung Rinjani biasanya terjadi di bulan agustus. Sementara pada akhir bulan juli, angin masih cukup lemah dan cuaca cukup cerah, sehingga “summit attack” bisa dilakukan kapan saja.

Pada kawasan Gunung Rinjani, yaitu sebelum mencapai puncak Gunung Rinjani, para pndaki dapat mengunjungi danau Segara Anak. Danau Segara Anak merupakan sebuah danau kawah dengan  ketinggian 2.000 mdpl. Untuk mencapai lokasi ini para pendaki dapat melewati desa Senaru atau desa Sembalun Lawang.  Kedua entry point terdekat ini dengan ketinggian 500 mdpl dan 1.200 mdpl menjadi alternative bagi kelompo pndaki untuk melakukan pndakiannya. Namun enyataannya, kebanyakan pendaki menyukai start entry dari arah Sembalun karena dapat menghemat 700m ketinggian. Rute Sembalun agak panjang tetapi datar, dan cuaca lebih panas karena harus melewati padang savana yang mana radiasi matahari dapat membakar kulit walau pun suhu dingin. Olehnya itu tak mengherankan jika para pendaki memakai sunblok agar kulit ttap normal dan tidak terbakar olh raiasi matahari..

Dari arah Senaru, para pendaki harus melewati tanjakan yang tak berjeda. Namun kelebihan rute perjalanan di sini adalah cuaca lembut karena melewati hutan yang begitu panjang. Tapi kedua lokasi pendakian yang menuju ke punacak Gunung Rinjani ini sangat membutuhkan waktu jalan kaki sekitar 9 jam, itu pun baru menemukan pinggir punggungan dengan ketinggian 2,700 mdpl, yaitu tiba di Plawangan Senaru atau pun Plawangan Sembalun. Di lokasi ini pemandangan ke arah danau, maupun kearah luar sangat menabjukan dan mempesona.

Bila kita brada di Plawangan Senaru, yang mana ketika kita naik dari arah Senaru dan turun ke danau dengan melalui dinding curam yang ketinggiannya 2,000 mdpl dapat ditempuh dalam 2 jam. Di danau Segara Anak pun para pendaki dapat memasang tenda atau berkemah, apat juga memancing ikan, sebab di danau Segara Anak sangat banyak ikan carper dan mujair.

 

Baca Juga :


Untuk mencapai puncak Gunung Rinjani, yang mana jika kita berjalan dari arah danau, harus berjalan kaki dengan melakukan pendakian pada dinding sebelah barat yaitu tingginya sekitar 700 m dan menaiki punggungan setinggi 1.000 m dan dapat ditempuh dalam 2 tahap. Tahap pertama menuju Plawangan Sembalun dengan sekitar 7 jam. Setelah itu para pendaki dapat menunggu pagi hari. “Summit attack” biasa dilakukan pada jam 3 dinihari utk mencari momen indah – matahari terbit di puncak Rinjani. Perjalanan menuju Puncak tergolong lumayan, karena para pendaki harus meniti di bibir kawah dengan margin safety yang pas-pasan. Medan pasir, batu, dan tanah. Seita 200 meter ketinggian. Setelah itu para pendaki harus menempuh perjalanan dengan susah payah karena setiap maju satu langkah harus diikuti setengah langkah untuk turun dan kaki pun akan terperosok oleh batu-batu kerikil. Perjalanan seperti ini memang menantang, tapi beratnya medan akan terbayar dengan pemandangan alam yg indah.yaitu ketika kita melepas pandang ke  Gunung Agung Bali, Gunung IjenMerapi yang ada di Banyuwangi dan Gunung Tambora di Sumbawa, kesemuanya terlihat jelas saat cuaca bagus di pagi hari.

Waktu yang dipergunakan dalam program pendakian menuju ke punacak Gunung Rinjani adalah tiga hari dua malam. Akan ttapi, jika seorang pendaki ingin melihat objek lain, seperti gua Susu dan gunung Baru Jari (kawah baru ditengah danau) harus ada tambahan waktu yaitu sekitar dua hari perjalanan. Persiapan logistik haru benar-benar diperhatikan. Begitu pun jga tenda, sleeping bag, peralatan makan, bahan makanan dan apa saja yg diperlukan harus disiapkan dengan selengkap-lengkapnya. () -01



 
KM JONG CELEBES

KM JONG CELEBES

Andi Mulyan Datu Tjondong Dari Kabupaten Soppeng (Sul-Sel) -, tinggal di Selong/Mataram , fb: - Aron Zaan, No. Hp. 085337771699, pendikan Si (sastra perancis -UNHAS),pendidikan : S2 Sosiologi,ngabdi di UNU NTB MATARAM< UGR LOTIM<

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan