logoblog

Cari

Tutup Iklan

Bule Prancis jadi Guru dan Murid Di Masmas

Bule Prancis jadi Guru dan Murid Di Masmas

Pauline, Cecilia, Nadine dan christophe adalah wisatawan asal Prancis yang kemarin belajar menjadi murid dan sebagiannya menjadi guru di MTs Al-Ilham

Wisata Alam

KM Kaula
Oleh KM Kaula
26 Oktober, 2015 05:08:33
Wisata Alam
Komentar: 0
Dibaca: 6118 Kali

Pauline, Cecilia, Nadine dan christophe adalah wisatawan asal Prancis yang kemarin belajar menjadi murid dan sebagiannya menjadi guru di MTs Al-Ilham NW Selusuh Desa Masmas Kecamatan Batukliang Utara Kbupaten Lobok Tengah dalam paket wisata Masmas.

Mereka berempat di ajak oleh salah seorang guide Prancis yang memang sudah sering membawa tamu ke masmas, Mustike namanya yang pagi kemarin menikmati paket wisata Masmas selama lebih kurang 6 jam.

Kesan dari keempat mereka kemarin tidak jauh beda dengan tamu-tamu manca Negara yang selama ini sudah membooking kegiatan wisata di desa masmas, semuanya sangat memuaskan dan sangat menyenangkan, menurut Christophe yang menjadi ketua rombongan karena dia satu-satunya lelaki dalam rombongan tersebut mengatakan, “semua pengalaman ini adalah sangat menyenangkan dan mengesankan yang tidak akan pernah bisa saya lupakan terutama sekali ketika kami diberi kesempatan untuk menjadi murid dan guru di sekolah, bisa berintraksi langsung dengan anak-anak di kelas mereka, saya bisa belajar menjadi guru, kami semua tidak ada yang menjadi guru tapi disini saya diberi kesempatan menjadi pengajar, sungguh luar biasa, saya akan ajak keluarga dan sahabat-sahabat saya yang mau berlibur ke Lombok untuk mendatangi tempat ini ke depan” demikian Christophe mengungkapkan kesenangannya yang di iakan oleh rombongannya yang lain.

Kesan dan janji seperti ini tidak Cuma dari Christophe bersama rombongannya saja tapi juga dari tamu-tamu yang lain yang sudah datang selama ini, bahkan beberapa diantaranya sudah menyatakan untuk membantu dengan segala cara untuk mendukung kegiatan pendidikan yang dikelola oleh pengelola wisata sendiri, seperti pembelian ATK dan lain-lain dan itu tidak sekedar janji tapi sudah terbukti, banyak diantara para wisatawan yang sudah membawa alat-alat tulis untuk anak-anak, alat-alat bermain untuk anak-anak TK, ada yang sudah punya anak angkat yang dibiayai kuliah dan lain-lain. Beda lagi dengan Jonas dan Ardnt Johannes keduanya dari Jerman tapi dari daerah yang beda dan sudah mengunjungi Masmas di bulan yang beda, tapi keduanya memiliki janji yang sama untuk masmas, yaitu akan mengirimkan ATK dan alat sekolah lainnya dari negaranya, tapi hingga kini keduanya masih kesulitan karena biaya pengiriman jauh melebihi harga pembelian, sehingga keduanya akan mencoba untuk mengkonversikannya dalam bentuk uang, tapi itupun masih mengalami kesulitan, ini disampaikan melalui dialog yang sering dilakukan lewat dunia maya.

Semua potensi dan persoalan diatas mengisyaratkan pentingnya intervensi pemerintah baik untuk perbaikan infrastruktur jalan maupun prasarana lainnya termasuk juga untuk memperbaiki hubungan bilateral dengan beberapa Negara sehingga ketika ada kirim mengirim dari Negara-negara tersebut tidak adalagi mengalami kesulitan serupa.

 

Baca Juga :


Begitu juga dengan promosi-promosi wisata, pemerintah harus berfikir soal efectifitas dan efisiensi, jangan sampai menghabiskan uang triliunan untuk promosi tapi hasilnya nihil, mestinya harus dilakukan dengan sangat sederhana yakni oftimalkan penataan di objek yang sudah ada sehingga dengan sendirinya para wisatawan tertarik untuk berkunjung dan berlama-lama. () -01

 



 
KM Kaula

KM Kaula

Habiburrahman, Koordinator Kampung Media Kaula E-mail habib_kemus@yahoo.com, Alamat Desa Mas-mas Kec. Batukliang Utara Kab. Lombok Tengah. FB. habib kemus.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan