logoblog

Cari

Tutup Iklan

Destinasi Wisata Pemandian Air Panas Sebau

Destinasi Wisata Pemandian Air Panas Sebau

KM. Sukamulia – Mata Air Panas Sebau (Sebau Hot Spring) merupakan salah satu Warisan Alam Kawasan Geopark Rinjani yang berada di

Wisata Alam

KM. Sukamulia
Oleh KM. Sukamulia
27 September, 2015 22:28:59
Wisata Alam
Komentar: 0
Dibaca: 38617 Kali

KM. Sukamulia – Mata Air Panas Sebau (Sebau Hot Spring) merupakan salah satu Warisan Alam Kawasan Geopark Rinjani yang berada di wilayah utara kaki gunung Rinjani. Situs ini dijadikan sebagai objek wisata lama dan sudah sering dikunjungi oleh wisatawan lokal ataupun wisatawan manca negara.  Objek wisata alam yang satu ini berlokasi di Desa Sapit Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur, tepatnya di wilayah perbatasan Kecamatan Suela dan Kecamatan Sembalun.

Mata Air Panas Sebau merupakan mata air panas yang muncul sebagai manifesttasi adanya potensi panas bumi. Mata air panas ini muncul sebagai akibat rekahan yang mengarah ke lokasi ini, yang berasal dari sumber panas bumi yang ada di sekitar Kaldera Tua Sembalun. Demikianlah keterangan yang tertera pada papan identitas Warisan Alam Kawasan Geopark Rinjani yang terpampang di dekat Pemandian Air Panas Sebau.

Warisan Alam Kawasan Geopark Rinjani yang satu ini berada sekitar 159 Km dari Kota Mataram dengan waktu tempuh sekitar 3 jam melalui jalur Lombok Timur. Jika anda berangkat dari kota Mataram dengan menggunakan alat transportasi darat (sepeda motor dan atau mobil), maka anda harus menempuh rute Narmada – Mantang - dan seterusnya hingga sampai di Aikmel. Sesampai di perempatan Aikmel, anda harus berjalan lurus menuju Suela/Sembalun). Sesampai di pertigaan Suela anda harus mengambil arah belok kiri menuju Sembalun). Untuk sampai di jalan masuk ke Pemandian Air Panas Sebau, dari pertigaan Suela anda akan menempuh perjalanan sekitar 35 menit dengan melalui jalan berkelok yang membelah kawasan hutan Pesugulan Sapit. Di sepanjang jalan anda dapat menikmati segarnya udara pegunungan dengang panorama hutan yang sejuk dan menawan. Di sepanjang perjalanan menuju lokasi objek wisata Pemandian Air Panas Sebau, anda juga dapat menyaksikan hewan khas daerah setempat (monyet berekor panjang) yang bermain di kanak dan kiri badan jalan.

Setelah melakukan perjalanan sekitar 35 menit maka anda akan sampai di gerbang masuk objek wisata tersebut. Anda tidak perlu bingung untuk mengetahui gerbang masuk tersebut sebab lokasinya berada di pinggir jalan. Lokasi tersebut berada di sebelah kiri jalan raya menuju Pusuk Sembalun. Sebelum memasuki kawasan wisata, anda harus memarkirkan kendaraan bermotor pada tempat parkiran yang telah disediakan. Untuk memasuki kawasan wisata Pemandian Air Panas Sebau, anda harus membayar tiket sebesar Rp. 10.000,-/orang. Sedangkan untuk bayar jasa parkir, setiap kendaraan roda dua dikenai biaya sebesar Rp. 5.000,- dan kendaraan roda empat (mobil) dikenai biaya parkir sebesar Rp. 10.000,-.

Sumber Mata Air Panas Sebau berada sekitar 2 km dari gerbang masuk dengan waktu tempuh sekitar 1 jam (berjalan kaki). Dari gerbang, pengunjung menuju lokasi objek wisata dengan berjalan kaki menyusuri hutan Sapit melalui jalan rabat dan jalan setapak. Bagi pengunjung yang hendak menginap (berkemah di sekitar pemandian air panas, diperkenankan untuk membawa kendaraan roda dua hingga ke lokasi. Jalan yang kita lalui untuk mencapai objek wisata ini bagus lho, pengunjung bisa menggunakan kendaraan roda dua hingga titik utama objek wisata tersebut hanya saja demi ketertiban dan mencegah terjadinya polusi udara maka petugas menetapkan supaya pengunjung memarkin kendaraan di lokasi parkiran yang berada di sekitar areal gerbang masuk (terkecuali bagi pengunjung yang akan menginap).

Untuk masuk di lokasi objek wisata ini, setiap pengunjung harus menaati aturan yang telah ditetapkan oleh Balai Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani yang berlaku sebagai pengelola Kawasan Wisata tersebut. Aturan tersebut dipampang di dekat gerbang masuk dan untuk lebih jelasnya mengenai hal itu maka ada baiknya penulis menyampaikan aturan dimaksud supaya pembaca yang hendak berkunjung mengetahui betul tentang aturan yang harus dipatuhi ketika berada di sekitar daerah objek wisata Pemandian Air Panas Sebau. Aturan dimaksud adalah: 1) Pengunjung wajib melapor dan membeli tiket masuk perhari pada petugas (PP No 12 tahun 2014), 2) Pelayanan pengunjung dimulai pukul 07.00 s/d 15.00 wita, 3) Pengunjung manca negara wajib menggunakan pemandu lokal, 4) Kendaraan dilarang masuk di kawasan Taman Nasional, 5) Dilarang membuang sampah di kawasan Taman Nasional, 6) Dilarang melakukan aktivitas yang dapat mengganggu kenyamanan satwa, 7) Dilarang memberi makan satwa, 8) Dilarang memetik/mengambil/merusak/membunuh tumbuhan dan satwa, dan 9) Dilarang mencoret/merusak/mengambil fasilitas yang ada.

Demikianlah aturan yang harus diperhatian oleh setiap pengunjung objek wisata Pemandian Air Panas Sebau. Sesungguhnya aturan ini bukan hanya berlaku untuk objek wisata ini saja, namun aturan tersebut berlaku bagi seluruh kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani dan jika perlu diberlakukan pada setiap daerah kawasan wisata lama dan wisata sejarah dimanapun berada sebab aturan tersebut sangat penting untuk menjaga keindahan kawasan wisata serta seluruh asset yang ada di sekitarnya. Penulis yakin bahwa kita semua berkeinginan supaya negeri kita yang indah ini senantiasa terjaga keindahannya untuk itu marilah kita sama-sama menjaga hal tersebut dengan penuh rasa tanggung jawab.

Oya, sepertinya pembaca sudah penasaran dan sudah tidak sabar lagi untuk mengetahui mengenai destinasi wisata apa saja yang ditawarkan oleh objek wisata Sumber Mata Air Panas (Pemandian Air Panas) Sebau. Sabar donk, sebentar lagi penulis ceritakan kok. Santai aja kawan, kita tidak perlu terburu-buru sebab terburu-buru itu kurang asyk. Heheeeee, penasaran yaaaaa. Ayo gaku, ayooo, kalau ga mau ngaku, penulis ga akan lanjutkan ceritanya. Heheeheeee, just joking sobat. Okey dah, kalau begitu ceritanya penulis lanjutin. Ayo kita ke TKP !!!!

Sumber Air Panas Sebau atau disebut juga dengan istilah Pemandian Air Panas Sebau menawarkan beberapa destinasi wisata kepada setiap pengunjungnya. Destinasi yang pertama adalah keindahan suasana hutan dengan berbagai jenis satwa dan hamparan tumbuhan yang dapat memanjakan mata dan menenyejukkan jiwa. Sepanjang jalan menuju lokasi pemandian merupakan habitat dari satua jenis burung, monyet, lutung dan tumbuhan seperti jamur, kayu rajumas, kayu kelokos, dan berbagai jenis pakis-pakisan. Hutan yang lebat dengan udara pegunungan yang sejuk membuat pengunjung tidak akan merasa lelah menapakkan kaki menyusuri hutan. Kicauan burung bermacam suaranya ibarat alunan nada yang sangat menghubur gendang telinga. Belum lagi monyet dan lutung yang bergelantungan, berkejaran dan bermain dengan riang di atas ranting-ranting pohon yang sangat asyk untuk diperhatikan.

Destinasi kedua yang bisa kita dapatkan di kawasan objek wisata ini adalah Sumber Mata Air Panas yang terkonsentrasi pada sebuah telaga yang berkapasitas sekitar 20 orang dewasa yang merupakan tujuan utama kedatangan para pengunjung. Setelah malui jalan sepanjang 2 km maka kita akan sampai pada sebuah dataran yang ditumbuhi oleh rumput-rumput hijau. Di antara dataran yang ditumbuhi rumput itu anda akan menemukan Telaga Air Panas Sebau yang merupakan titik utama objek wisata ini. Telaga tersebut berukuran sekitar 2 x 3 meter dengan air berkedalaman 60 hingga 70 cm. Telaga air panas ini berdinding tanah bebatuan dan bagian dasarnya adalah pasir dan bebatuan hitam yang menyebabkan  air telaga terlihat hitam. Air telaga tersebut cukup panas, dengan suhu yang bersuhu antara 30 hingga 50 0C. Perlu diketahui bahwa  pemanian air panas ini disebut dengan nama Sebau karena airnya berbau. Semakin tinggi suhunya maka aroma airnya akan semakin bau. Bau tersebut timbul dari kandungan mineral belerang yang terkonsentrasi pada air telaga tersebut. Oleh sebab itulah, air telaga ini dipercayai dapat menyembuhkan penyakit rematik dan berbagai jenis penyakit kulit. Bagi pengunjung lokal, tujuan utama kunjungan mereka adalah untuk berobat, oleh sebab itulah mereka meluangkan waktunya untuk berkemah di sekitar telaga air panas supaya mereka dapat berlama-lama merendamkan dan memanjakan badan pada telaga air panas tersebut.

 

Baca Juga :


Di sebalah telag terdapat sebuah Berugak yang biasa dijadikan sebagai tempat shalat dan peristirahatan para pengunjung. Sayangnya, saat ini Berugak tersebut sudah terlihat rusak dan kumuh. Namun demikian, anda tidak perlu khawatir sebab daerah objek wisata ini sangat sejuk sehingga anda bisa beristirahat di bawah pepohonan sambil menikmati indahnya suasana alam sekitar. Di sekitar telaga, pengunjung yang menginap bisa membuat perkemahan di atas padang rumput yang landai. Sekitar 40 meter di sebalah timur telaga terdapat sebuah makam tua, sayangnya penulis belum mendapatkan informasi terkait dengan seluk beluk makam tersebut

Selesai berendam di dalam telaga air panas, pengunjung dapat membilas tubuhnya di sungai yang berada sekitar 150 meter di sebelah utara telaga. Air sungai ini sangat jernih dan dingin sehingga pengunjung dapat membersihkan badan dari material belerang yang melekat pada kulit ketika berendam di telaga air panas. Di sekitar sungai ini juga terdapat sumber mata air bersih yang dapat dijadikan sebagai seumber air bersih bagi setiap pengunjung yang kehabisan persediaan air. Air besrsih ini pula yang digunakan untuk memasak oleh para pengunjung yang berkemah di sekitar wilayah objek wisata Pemandian Air Panas Sebau.

Destinasi berikutnya adalah panorama alam sekitar air panas berupa punggungan bukit Bau yang indah dan alami. Dari pemandian air panas pengunjung dapat menyaksikan indahnya panorama bukit Bau yang berada di sebelah timur. Punggungan bukit Bau terlihat seperti perisai besar berdinding kokoh. Bukit tersebut kelihatan sangat mempesona karena kealamiannya, pada bagian bawah bukit terlihat hutan lebat dengan pepohonan yang hijau berkilauan. Punggungan bukit yang menjulang terlihat agung nan mempersona dengan panorama rerumputan hijau kekuning-kuningan. Ketika menyaksikan keindahan panorama bukit ini membuat perasaan penulis fress, otak penulis terasa kosong dari masalah yang menjejalinya dan penulis yakin bahwa pengunjung juga akan merasakan perasaan yang sama apabila berada di kawasan objek wisata ini. Kalau ingin membuktikannya maka segeralah datang ke kawasan objek wisata yang satu ini, penulis yakin pembaca juga akan terkesima dan mendapat pengalaman wisata yang tidak terlupakan setelah menimati destinasi wisata Pemandian Air Panas Sebau. Hem hemmmmm, ceritanya ada orang yang promosi nich. Heheee, tapi demikianlah pengalaman wisata yang penulis dapatkan saat berkunjung ke tempat ini pada beberapa hari yang lalu.

Setelah bosan menikmati destinasi wisata di kawasan Pemandian Air Panas Sebau, anda bisa melanjutkan perjalanan menuju kawasan wisata Pusuk Sembalun yang berada sekitar 3 km di sebalah utara gerbang masuk objek wisata Sebau. Pokoknya, anda akan mendapatkan banyak keuntungan dan pengalaman wisata yang tiada habisnya jika anda berkujung ke tempat ini. Bagi pencinta Kampung Media yang hendak berkunjung ke kawasan objek wisata ini maka penulis mengucapkan selamat berpetualang dan selamat menikmati Destinasi Wisata Pemandian Air Panas Sebau.

Waduh gawat nich, jemari penulis mulai pegel nich, jadi ceritanya tidak bisa diperpanjang lebar lagi, hihiii. Jika penulis harus menceritakan seluruh destinas wisata yang ditawarkan oleh objek wisata Pemandian Air Panas Sebau maka cerita itu tidak aka nada habisnya sebab objek wisata ini memang indah dan mempesona. Kealamiannya juga membuat pengunjung tidak bosan-bosan untuk berkunjung, terutama pengunjung yang rindu untuk memanjakan badannya pada telaga air panas. Objek wisata Pemandian Sebau merupakan salah satu alternative yang tepat untuk menjawab keinginan anda untuk berendam di telaga air panas. Ya, di sekitar wilayah Lombok, pemadian air panas sebagian besar terdapat di sekitar kaldera Sagara Anak. Bagi orang-orang yang tidak kuat untuk melakukan perjalanan wisata ke Danau Sagaranak maka cukuplah mereka datang ke Sebau sebab telaga air panas Sebau tidak jauh berbeda dengan telaga air panas yang ada di sekitar Sagara Anak Rinjani.

Pencinta Kampung Media yang kami banggakan, kirnya hanya ini yang dapat penulis sampaikan pada artikel kali ini. Semoga informasi singkat ini bermanfaat bagi pembaca. Jika setelah membaca artikel ini, pembaca merasa penasaran akan destinasi wisata Pemandian Air Panas Sebau maka segeralah berkunjung ke kawasan objek wisata tersebut. Kurang dan lebihnya mohon maaf, terimakasih atas kunjungan anda dan salam dari kampung.

_By. Asri The Gila_ [] - 01



 
KM. Sukamulia

KM. Sukamulia

Nama : Asri, S. Pd TTL : Sukamulia, 02 Januari 1985 Jenis Kelamin: Laki-laki Agama : Islam Pekerjaan : Swasta Alamat, Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timur Kec. Pringgabaya No HP : 082340048776 Aku Menulis Sebagai Bukti Bahwa Aku Pernah Ada di Dunia

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan