logoblog

Cari

Air Terjun Madu Yang Mempesona

Air Terjun Madu Yang Mempesona

KM. Sukamulia – Keindahan dan keaslian alam pulau Lombok memang tidak ada habisnya oleh sebab itu, tidak salah jika Lombok dikatakan

Wisata Alam

KM. Sukamulia
Oleh KM. Sukamulia
13 September, 2015 20:14:11
Wisata Alam
Komentar: 0
Dibaca: 86302 Kali

KM. Sukamulia – Keindahan dan keaslian alam pulau Lombok memang tidak ada habisnya oleh sebab itu, tidak salah jika Lombok dikatakan sebagai Pulau Perawan. Potensi alam yang begitu indahnya ini membuat orang-orang asing tidak berat untuk melangkahkan kaki guna melakukan perjalanan wisata di tanah Lombok. Salah satu tujuan wisata Lombok yang sangat digemari oleh para pengunjung adalah Wisata Air Terjuan yang tersebar di beberapa wilayah pulau Lombok. Terkait dengan hal itu, artikel kali ini hanya akan menceritakan mengenai salah satu air terjun yang berada di sekitar wilayah Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur. Air terjun yang penulis maksud ini adalah Air Terjun Madu.

Baru-baru ini, pemuda Desa Bilok Petung Kecamatan Sembalun memperomosikan aset wisata alam yang terdapat di desa mereka. Mustiawan, S. Pd.I (Pemuda Desa Bilok Petung), menceritakan bahwa ia dan teman-temannya mulai memperomosikan Air Terjun Madu dan Air Terjun Umar Maya sejak awal bulan Agustus 2015. Kami tertarik untuk memperomosikan aset wisata alam ini karena banyaknya pengunjung yang merasa kecewa saat berkunjung ke Air Terjun Mayung Putik yang juga berada di wilayah Desa Bilok Petung. Kekecewaan itu disebabkan karena Air Terjun Mayung Putik sudah tidak aktif lagi sehingga para pengunjung hanya dapat menemukan tebing-tebing dan sungai kering yang merupakan bekas dari Air Terjun Mayung Putik yang dulunya sangat menakjubkan, papar pemuda yang telah penulis buatkan halaman KM. Bilok Buntu pada bulan Mei lalu.

Atas alasan itu maka pada awal bulan Agustus 2015, Pemuda Desa Bilok Petung membuka jalan menuju Air Terjun Madu yang berada sekitar 1 Km dan Air Tejun Umar Maya yang berada sekitar 1,5 km di sebelah utara eks Air Terjun Mayung Putik. Sepertinya pembaca sudah penasaran untuk mengetahui mengenai pesona wisata Air Terjuan Madu. Okey, okey… kalau pembaca betul-betul penasaran, mari kita lanjutkan perjalanan ! Heheee, lest go kawan !!!

Air Terjun Madu berada di wilayah Dusun Birak Desa Bilok Petung yang berada sekitar 173 km dati Kota Mataram dengan waktu tempuh sekitar 4 jam. Jika anda datang dari kota Mataram maka ada dua rute yang bisa anda tempuh untuk menuju lokasi air terjun ini, rute tersebut adalah melalui Lombok Timur dan melalui Lombok Utara. Jika anda melalui rute Lombok Utara maka anda akan melalui sepanjang Jalan Pantai Senggigi – Pemenang – Tanjung – Gangga – Kayangan – Bayan – Kokok Putik (ketka sampai di pertigaan Kokok Putik maka anda harus mengambil arah kanan/menuju Sembalun) hingga sampai di Dusun Birak Desa Bilok Petung. Sedangkan jika melalu rute Lombok Timur maka anda akan melalui Narmada – Mantang - dan seterusnya hingga sampai di Aikmel (ambil jalur lurus menuju Suela/Sembalun) – Suela (sesampai di pertigaan Suela, anda harus mengambil arah belok kiri menuju Sembalun) hingga samapi di Dusun Birak Desa Bilok Petung.

Setelah tiba di Dusun Birak Desa Bilok Petung anda akan melihat plang/bener besar yang memberi petunjuk mengenai keberadaan Air Terjun Madu dan Air Terjun Umar Maya. Pada bagian bawah bener tersebut juga terdapat tanda panah bertuliskan 1.500 meter. Ikuti jalan tersebut hingga tiba di pertigaan menuju lokasi pembangunan PLTA Bilok Petung. Paculah kendaraan anda melalui jalan aspal yang terbentang membelah Dusun Birak Desa Bilok Petung. Anda tidak perlu khawatir sebab jalan menuju lokasi air terjun ini aman dan jalannya juga sangat bagus. Setelah melakukan perjalanan sekitar 8 menit maka anda akan bertemu dengan pertigaan lagi dan di pertigaan ini juga terdapat bener/plang petunjuk menuju lokasi air terjun.

Pertigaan ini berada sekitar 800 meter dari pertigaan pertama (gerbang masuk). Jika anda sampai di pertigaan tersebut maka anda harus belok kanan (menuju utara). Dari pertigaan ini, anda harus melalui jalan aspal sekitar 700 meter sehingga sampailah anda di lokasi parkiran. Dari pertigaan ini, anda hanya menghabiskan waktu sekitar 4 hingga 5 menit untuk sampai di lokasi parkiran. Sambil berjalan, anda juga bisa menikmati indahnya pemandangan alam sekitar dan indahnya hamparan perkebunan warga yang dipenuhi oleh pohon-pohon jambu mente dan tanaman lainnya.

Perlu juga diketahui bahwa untuk berkunjung ke Air Terjun Madu, pengunjung bisa menggunakan sepeda motor, mobil pribadi, dan bisa juga menggunakan Bus Pariwisata sebab jalan menuju lokasi air terjun ini andalah jalan aspal yang halus dan cukup besar. Dari pertgaan pertama hingga lokasi parkiran, pengunjung hanya membutuhkan waktu perjalanan sekitar 15 menit, cepat-kan ! dan jika anda penasaran dengan informasi ini maka segeralah berkunjung ke lokasi air terjun yang baru diperomosikan ini sebab saat ini sudah banyak turis asing yang mengunjungi dan menikmati pesona Wisata Alam Air Terjun Madu. Oya, sesampai di ujung jalan aspal, anda akan menemukan tempat parkir maka parkirlah kendaraan anda di tempat ini, dijamin aman lhooo sebab di sini sudah ada tukang parkir yang bertugas menjaga kendaraan anda.

Mari kita lanjutkan perjalanan !!!! Setelah samapi di lokasi parkiran, kita harus berjalan kaki menelusuri jalan setapak untuk turun ke sungai. Dari parkiran, anda harus berjalan kaki ke arah utara menyusuri jalan setapak yang berada di antara tanah pertanian warga. Untuk sampai di sungai, anda harus melalui jalan setapak sekitar 350 meter dengan waktu tempuh sekitar 10 menit. Ketika sudah sampain di ujung jalan setapak (sungai), anda harus menelusuri sungai ke arah selatan dan dari ujung jalan setapak tersebut, Air Terjun Madu berada sekitar 250 meter di arah selatan. Perjalanan dilanjutkan dengan menelusuri aliran sungai ke arah selatan.

Sungai yang dilalui untuk menuju Air Terjun Madu ini sungguh mempesona. Sepanjang perjalanan anda bisa menikmati pesona tebing-tebing sungai yang dipenuhi oleh batu-batu alam yang indah permai. Anda juga bisa menyaksikan hamparan bebatuan yang juga tidak kalah mempesonannya dan saya yakin bahwa anda tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu untuk mendokumentasikan perjalanan wisata anda di sekitar aliran sungai tersebut. Setelah melakukan perjalanan sekitar 6 hingga 7 menit maka  anda akan melihat air terjun yang cukup besar dan tinggi dengan air yang berwarna putih kehijauan, itulah Air Terjun Madu.

 

Baca Juga :


Air Terjun Madu berukuran tinggi 20 meter dengan air berwarna putih kehijauan dan bernuansa sejuk. Air terjun ini bernuansa putih kehijauan karena air-nya memiliki kandungan belerang (sulfur). Pada bagian tumpahan air terjun ini terdapat telaga yang cukup besar sehingga pengunjung bisa berenang dan bermain-main di bawah tumpahan air terjun ini. Tumpahan air terjun ini membentuk telaga yang cukup besar, ukuran telaganya sekitar satu are dengan kedalaman 50 cm hingga 2 m. Kedalaman 2 m hanya terdapat pada bagian pangkal tumpahan air terjun saja, sedangkan pada bagian lainnya berukuran dalam sekitar 50 cm hingga 120 cm. Dengan demikian setiap pengunjung bisa berenang di sekitar telaga tersebut sambil memanjakan tubuhnya dengan siraman air belerang yang bisa mengobati berbagai macam penyakit kulit dan tulang.